Laporkan Masalah

GANGGUAN REPRODUKSI SAPI PERAH DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS BALAI PENGEMBANGAN BIBIT PAKAN TERNAK DAN DIAGNOSTIK KEHEWANAN (UPTD BPBPTDK) YOGYAKARTA TAHUN 2009-2012

DIAN UNTARI ADE WULAN, drh. Surya Agus Prihatno, M.P

2013 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN

Praktek Kerja Lapangan (PKL) salah satunya dilakukan di Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak dan Diagnostik Kehewanan (UPTD BPBPTDK), Dinas Pertanian Yogyakarta untuk memenuhi tugas praktek lapangan yang telah dijadwalkan. Selain itu, juga untuk mengumpulkan data untuk penulisan Tugas Akhir. Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui banyaknya gangguan reproduksi yang terjadi di peternakan sapi perah UPTD BPBPTDK, Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan diskusi langsung dengan pengelola peternakan tersebut dan berdasarkan data rekording kasus reproduksi yang terjadi di peternakan UPTD BPBPTDK, Yogyakarta selama 4 tahun. Berdasarkan data didapatkan bahwa presentase penyakit reproduksi di UPTD BPBPTDK Yogyakarta tahun 2009 sampai 2012 yaitu : mastitis 17,3%, retensi placenta 5,4%, distokia 4,8%, metritis 3,6%, IBR 2,4%, kawin berulang 2,4%, prolaps uteri 0,6%.

One of fieldwork practices or Praktek Kerja Lapangan (PKL) was conducted in Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pengembangan Bibit Pakan Ternak dan Diagnostik Kehewanan (UPTD BPBPTDK), Yogyakarta's department of Agriculture to fulfill the practice fieldwork assignment which was scheduled. It was also conducted to gather data for the final paper. This final paper was aimed to see the number of reproduction disorders in dairy cows at UPTD BPBPTDK Yogyakarta in 2009-2012. The data were collected through interviews and direct discussions with the farm managers. It was also collected based on the recording data of the reproduction cases which occurred in UPTD BPBPTDK Yogyakarta farm for 4 years. According to the data, the results showed that reproduction disorders percentace at uptd bpbptdk yogykarta in 2009 until 2012 were mastitis 17.3%, placental retention 5.4%, dystocia 4.8 %, metritis 3.6%, IBR 2.4%, repeat breeder 2.4%, and uterus prolaps 0.6%.

Kata Kunci : gangguan reproduksi, sapi perah, reproduksi, mastitis, retensi placenta, distokia, metritis, IBR, kawin berulang, prolaps uteri.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.