Laporkan Masalah

Faktor Penyebab dan Dampak Keterlambatan Pembuatan Surat Keterangan Medis untuk Klaim Asuransi di RSUD Panebahan Senopati Bantul

PRIYANTO, Eddy Kristiyono., A.Md.,Perkes., SKM.

2013 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS

Latar Belakang: Berkas rekam medis dalam hubunganya dengan aspek keuangan secara tidak langsung juga dapat difungsikan untuk penggantian biaya, yaitu data yang terdapat didalamnya digunakan sebagai bahan dasar atau bukti kelengkapan persyaratan untuk pengajuan klaim kepada pihak asuransi oleh rumah sakit maupun oleh pasien sendiri guna penggantian biaya yang telah dikeluarkan terhadap asuhan yang telah diberikan. Rekam medis saat ini semakin dibutuhkan untuk penagihan klaim pada pihak ke tiga dalam hal ini pihak asuransi terkait. Namun dalam pembuatan sebuah klaim untuk sebuah perusahaan asuaransi sering terjadi sebuah keterlambatan yang dapat ditimbulkan oleh beberapa faktor. Tujuan: Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui keterlambatan pembuatan Surat Keterangan Medis untuk klaim asuransi non pemerintah di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Tujuan khusus dari peneltian ini adalah mengetahui faktor keterlambatan pembuatan Surat Keterangan Medis untuk klaim asuransi non pemerintah. Metode Penelitian: Deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan rancangan cross sectional. Subjek penelitiannya adalah Petugas Surat Keterngan medis dan pemohon Surat Keterangan Medis untuk klaim asuransi. Objek pada penelitian ini adalah buku register pembuatan Surat Keterangan Medis dan visum et repertum. Teknik untuk mengetahui validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan teknik. Hasil: faktor keterlambatan pembuatan SKM untuk klaim asuransi di RSUD Panembahan Senopati Bantul disebabkan oleh Sumber Daya Manusia yang terdiri dari dokter yang sulit untuk ditemui oleh petugas SKM dan perawat yang masih sering terlambat dalam mengembalikan berkas rekam medis. Keterlambatan pembuatan SKM mengakibatkan pemohon datang sebelum SKM untuk klaim asuransi selesai dibuat dan klaim tidak terbayar oleh perusahaan asuransi karena batas waktu pengajuan klaim telah berakhir.

Background: File medical records in relation to the financial aspects indirectly also can be used for the replacement cost, ie the data contained therein is used as a base material or evidence of compliance with requirements for filing a claim with the insurance company by the hospital or by the patients themselves to replacement cost which has been issued to the care that has been given. Current medical records are increasingly required for billing claims to a third party in this case the insurance company concerned. But in making a claim for a company asuaransi often a delay that can be caused by several factors. Objective: The general objective of this study was to determine the delay in making Medical Certificate for insurance claims in non-governmental hospitals Panembahan Senopati Bantul. The specific objective of this research was to determine the factor of delay in the manufacture of Medical Certificate for non-government insurance claim. Methods: Descriptive qualitative approach and cross-sectional design. Research subject is the medical officer and the applicant's letter keterngan Medical Certificate for insurance claims. Object in this study is a register-making Certificate of Medical and visum et repertum. Techniques to determine the validity of the data used is triangulation of sources and techniques. Results: SKM manufacturing delay factor for insurance claims Panembahan Senopati Bantul District Hospital caused by Human Resources consisting of doctors that are difficult to be found by medical certificate officers and nurses are still often too late to return the medical record file. Manufacturing delays resulted in the applicant came before the SKM SKM for completion of insurance claims made and claims are not paid by the insurance company because the deadline for filing a claim has expired.

Kata Kunci : klaim, asuransi, faktor penyebab, dampak, non pemerintah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.