PERSEPSI PETUGAS REKAM MEDIS TERHADAP PELATIHAN KERJA TERKAIT PENINGKATAN KINERJA PETUGAS REKAM MEDIS DI RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA
SATYA NURUL PRATIWI, Dra. Rawi Miharti., MPH.
2013 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDISLatar Belakang : Rekam Medis merupakan salah satu bagian dari rumah sakit dan merupakan berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien serta pelayanan yang telah diberikan kepada pasien. Untuk menghasilkan dan mengelola rekam medis agar berkualitas maka diperlukan petugas rekam medis yang memiliki kompetensi dan ketrampilan, yang dapat diperoleh melalui pelatihan kerja. Persepsi petugas rekam medis terhadap pelatihan kerja terkait peningkatan kinerja perlu diperhatikan karena dapat diketahui berbagai hal terkait kesesuaian dan efektifitas pelatihan dari sisi petugas. Selain itu, dapat digunakan untuk membantu pengambilan kebijakan perencanaan SDM dan pengelolaan personalia. Tujuan : Mengetahui persepsi petugas rekam medis terhadap pelatihan kerja terkait peningkatan kinerja petugas rekam medis di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data secara cross-sectional. Hasil : Latar belakang pelaksanaan pelatihan kerja untuk petugas rekam medis di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta adalah peningkatan kemampuan kerja dan pengembangan SDM. Namun, realisasi perencanaan pelatihan belum dapat terlaksana sepenuhnya. Pelatihan yang didapatkan oleh Petugas Rekam Medis berbeda-beda, baik dari segi materi pelatihan, lamanya pelatihan, bentuk pelatihan, maupun penyelenggara pelatihan. Terdapat petugas yang belum pernah mendapatkan pelatihan yang spesifik ke unit kerjanya. Secara umum, petugas mempersepsikan bahwa setelah mendapatkan pelatihan kinerjanya meningkat. Peningkatan kinerja tersebut merupakan kinerja individu (perseorangan) dan berupa peningkatan kecakapan atau kemampuan petugas dalam melakukan pekerjaan (performance). Akan tetapi, masih terdapat petugas yang merasa bahwa pelatihan belum cukup membantu dalam memberikan solusi atas hambatan pekerjaan, karena pelatihan hanya bersifat umum dan tidak semua yang didapatkan dari pelatihan dapat diterapkan di unit kerja rekam medis. Pelatihan yang dibutuhkan oleh petugas rekam medis adalah pelatihan yang menunjang kebutuhan atau kinerja petugas dan disesuaikan dengan unit kerjanya, serta diselenggarakan secara internal. Ada pula petugas yang merasa bahwa di unit kerjanya tidak memerlukan pelatihan, karena petugas merasa sudah cukup memahami rekam medis dengan bekerja mengacu pada prosedur tetap (protap).
Background : Medical record is a part of the hospital and a record that contains document about patient’s identity and treatment that given to patient. To obtain and manage medical record that have a good quality, medical record staff that have competency and skill was required. Perceptions of medical record staff about job training related to performance improvement need to be known because to consider issues related to the suitability and effectiveness of the job training from the medical record staff. Also, it can be used to help decision making about human resources planning and management personnel. Objective : This study aimed to know perceptions of medical record staff about job training related to medical record staff's performance improvement in Sardjito Hospital Yogyakarta. Method : This research is a descriptive study using a qualitative approach and data collection are cross-sectional. Results : Based on the research, it can be concluded that the reason of the implementation of job training for medical records staff at Sardjito Hospital Yogyakarta is performance improvement and human resources development. However, realization of the training plan can not be implemented fully. Job training obtained by medical record staff is different, both in terms of training materials, training duration, the form of training, and training providers. There are officers who have not received specific training to the work unit. In general, officers perceive that performance improved after training. The performance improvement is the performance of the individual (personal) and the increase of personnel skills or ability to do the job (performance). However, there are staff that feel that the job training has not been quite helpful in giving solutions to their job, because the training is too general and not all that is obtained from job training can be applied in the work unit of medical record. Job training required by medical records staff are job training that support needs or performance, suitable with the work unit, and be held internally by hospital. There is a staff that feel in his work unit does not require training, because the staff understand enough about medical record refer to Standard Operational Procedures (SOPs).
Kata Kunci : Persepsi, Pelatihan Kerja, Rekam Medis