TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN RAWAT JALAN NON-JIWA (UMUM) DI RUMAH SAKIT JIWA GRHASIA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2013
FRISKA MIFTACHUL JANAH, Savitri Citra Budi, M.PH.
2013 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDISLatar Belakang : Rumah sakit sebagai salah satu institusi pelayanan publik harus mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, sebagaimana diamanatkan dalam Undang - undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (PROPENAS), perlu diadakan tindakan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien sebagai tolok ukur untuk menilai tingkat kualitas pelayanan. Informasi yang di dapat peneliti terhitung sejak bulan Mei 2012 RSJ Grhasia DIY telah menerapkan perubahan kenaikan tarif jasa pelayanan rawat jalan non-jiwa sebesar tiga kali lipat dari tarif sebelumnya. Selain itu masih ada pasien yang mengeluhkan masih kurangnya pelayanan seperti tidak pastinya jadwal dokter. Hal ini yang menjadi sebab peneliti melakukan penelitian ini. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan rawat jalan non-jiwa Rumah Sakit Jiwa Grhasia Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan non-jiwa di Rumah Sakit Grhasia Yogyakarta. Sampel penelitian sebanyak 100 orang pasien rawat jalan non-jiwa. Teknik Pengumpulan data menggunakan metode angket/kuisioner. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil: dari 100 responden pasien rawat jalan non-jiwa RSJ Grhasia DIY menyatakan 8,0% sangat puas, 57,0% puas, 22,0% cukup puas dan 13,0% tidak puas serta tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak puas. Penilaian dari tiap-tiap aspek kualitas yaitu: aspek kenyamanan 3,70 (dari skala 1-5), aspek hubungan pasien dengan petugas rumah sakit 3,44 (dari skala 1-5), aspek kompetensi teknis petugas 3,61 (dari skala 1-5), dan aspek biaya 3,44 (dari skala 1-5). Tingkat kepuasan tertinggi terletak pada aspek kenyamanan yaitu dengan pencapaian rata-rata skor 3,70 (dari skala 1-5).
The hospital as a public service institution should be able to improve the services of higher quality. One of the efforts to improve the quality of public services, as mandated by The Laws of the Republic of Indonesia Number 25 Year 2000 on National Development Program, there should be measures to determine the level of patient satisfaction as a benchmark to assess the level of service quality. The information on to investigators, since May 2012 in Grhasia’s Mental Hospital has implemented changes fare increase outpatient services for non-mental three times the previous rate. In addition there are patients who complain of the lack of such services must not schedule doctor yet. This study aimed to determine the level of patient satisfaction with outpatient service quality non-mental Grhasia’s Mental Hospital Yogyakarta Province.This study used a descriptive research with quantitative approach. Research design used a cross sectional method. The study population was non-mental ambulatory patients in the mental hospital Grhasia Yogyakarta. Samples are 100 outpatient non-mental ambulatory patient. Techniques of data collection using questionnaire. Analysis using descriptive statistics. From 100 respondents of nonmental ambulatory patients in Grhasia’s Mental Hospital 8.0% are very satisfied, 57.0% satisfied, 22.0% satisfied enought and 13.0% dissatisfied, and no respondents expressed very dissatisfied . Assessment of every aspect of quality, namely: comfort aspect 3.70 (on a scale of 1-5), aspects of the patient's relationship with hospital personnel was 3.44 (on a scale of 1-5), the technical aspects of the officers competence 3.61 (out of scale 1-5), and cost aspects of 3.44 (on a scale of 1-5). Highest level of satisfaction lies in the convenience aspect to achieving an average score of 3.70 (on scale of 1-5).
Kata Kunci : kepuasan pasien, kualitas pelayanan, rawat jalan non-jiwa.