NIAT MIGRASI DAN PENYESUAIAN DIRI MIGRAN SIRKULER ASAL JAWA DI KECAMATAN KUTA SELATAN - BALI
I Made Sarmita, Dr. Sri Rum Giyarsih, M.Si.
2013 | Tesis | S2 KependudukanPenelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Provinsi Bali. Tujuan penelitian ini untuk : (1) mengetahui niat migrasi selanjutnya dari migran sirkuler asal Jawa yang diprediksi menggunakan variabel upah, umur, lama tinggal di daerah Kuta Selatan, dan tingkat pendidikan migran, (2) mengetahui penyesuaian diri migran sirkuler asal Jawa dalam dimensi ekonomi, serta fisik dan lingkungan tempat tinggal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Penentuan sampel meliputi : (1) area sampling yang ditentukan dengan teknik multistage area sampling mendasarkan pada beberapa pertimbangan tertentu, dilakukan secara bertahap dari cakupan wilayah terluas dan mengerucut pada wilayah yang lebih sempit sebagai lokasi penelitian, (2) subject sampling adalah migran sirkuler asal Jawa yang jumlahnya ditentukan dengan quota sampling. Penyaringan populasi migran dilakukan dengan cara listing dan ketika seluruh populasi terjaring selanjutnya sampel dipilih secara acak sejumlah quota yang telah ditetapkan. Subject sampling yang lain adalah penduduk lokal Kuta Selatan yang ditentukan dengan propotional random sampling. Analisis dilakukan dengan teknik regresi model binary logistic untuk tujuan penelitian yang pertama, dan teknik statistik deskriptif (mean) yang diperkuat dengan uji beda (t-test) untuk tujuan penelitian yang kedua. Hasil penelitian menunjukkan : (1) variabel independent yang digunakan memprediksi niat migrasi selanjutnya dari migran sirkuler asal jawa secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan, sesuai dengan teori dan hipotesis yang disusun. Semakin besar upah yang diperoleh, semakin tinggi niat migran untuk terus melakukan migrasi sirkuler karena dengan upah yang tinggi migran lebih mampu untuk menutupi biaya mobilitasnya. Niat migrasi sirkuler selanjutnya semakin kecil seiring dengan semakin tua umur migran karena kondisi fisik yang tidak mendukung. Lama tinggal di Kuta Selatan memberi pengaruh negatif terhadap niat migrasi sirkuler selanjutnya, karena migran yang sudah cukup lama tinggal di Kuta Selatan sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial di Kuta Selatan. Niat migrasi sirkuler selanjutnya semakin besar seiring dengan semakin tingginya tingkat pendidikan migran karena mereka memiliki pola pikir yang maju untuk terus meningkatkan derajad kehidupannya. (2) penyesuaian diri migran sirkuler asal Jawa terhadap penduduk lokal dalam dimensi ekonomi menunjukkan pola yang berfluktuasi dengan semakin lamanya migran tinggal di Kuta Selatan, bertentangan dengan teori dan hipotesis. Penyesuaian diri migran sirkuler terhadap penduduk lokal dalam dimensi fisik dan lingkungan tempat tinggal adalah semakin berhasil seiring dengan semakin lamanya mereka sudah bertempat tinggal di Kuta Selatan, sejalan dengan teori dan rumusan hipotesis yang disusun.
The research was conducted in South Kuta District, Badung Regency, Bali Province. This study aims to: (1) reveal the next migration intentions of circular migrants from Java using the predicted by wage, age, length of residence in the area of South Kuta, and migrant education level variable, (2) reveal the adjustment circular migrants from Java within economic, and physical and living environment dimension. The method used in this study is a survey. Determination of sample include: (1) Sampling area determined by multistage area sampling technique based on some specific considerations, carried out gradually from the widest coverage of the region and tapers to a narrower region as a location for research, (2) Subject sampling is a circular migrants from Java which is determined with quota sampling. Migrant population screening is done by listing and when the all population is netted, then the samples were randomly selected number of predetermined quota. The others of subject sampling is a natives from South Kuta determined with proportional random sampling. Analysis was done by using binary logistic regression models for the purpose of the first study, and the techniques of descriptive statistics (mean) and reinforced with different test (t-test) for the purpose of the second study. The results showed: (1) Independent variables used to predict the next migration intentions of circular migrant from java jointly have a significant effect, according to the theories and hypotheses. The greater a wages earned, migrant intention to do continue to circular migration is the higher because migrants who have a high wages are better able to cover the cost of mobility. Circular migration intentions of the next getting smaller along with the old age of migrants because their physical condition is not support. The length of stay in South Kuta has negative effect on the next circular migration intentions, because migrants who have been living in South Kuta are able to adapt to the social environment. Circular migration intentions are greater along with the high levels of education migrants because they have an advanced mindset to continuously improve the degree of life. (2) Adjustment circular migrants from Java toward a natives in economic dimension shows the fluctuate pattern with the length of migrants living in South Kuta, contrary to the theory and hypothesis. The adjustment circular migrants toward a natives on the physical and living environment dimensions is the more succeed in line with the length of time they have lived in South Kuta, consistent with the theory and hypothesis formulation.
Kata Kunci : Niat Migrasi, Penyesuaian Diri, Migran Sirkuler