STUDI HISTOPATOLOGI GINJAL DAN LIMFA MENCIT (Mus musculus) TOKSOPLASMOSIS YANG DITERAPI DENGAN INTERTRIM®LA DAN TOXOPLASMANUUR
ARIEF RAKHMAN PUTRA ARYANTO, Prof. Dr. drh. Sri Hartati, S.U
2013 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Toksoplasmanuur dan Intertrim®LA terhadap histopatologi ginjal dan limfa mencit yang diinfeksi Toxoplasma gondii galur RH sebanyak 1x103 takizoit. Penelitian menggunakan 22 ekor mencit galur Swiss betina yang berumur 2 bulan dan berat badan sekitar 25-30 gram dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok I (kontrol), kelompok II (diinfeksi takizoit T. gondii), kelompok III (diinfeksi takizoit T. gondii dan diberi Toxoplasmanuur), dan kelompok IV (diinfeksi takizoit T. gondii dan diberi intertrim). Jumlah mencit pada kelompok I dan II berjumlah 4 ekor, sedangkan kelompok III dan IV berjumlah 7 ekor. Pemberian Toxoplasmanuur pada hari-1 sebanyak 8 mg/mencit/hari. Pemberian Intertrim®LA pada hari ke-2 sebanyak 0,001 mg/kgBB/hari. Pengambilan organ ginjal dan limfa dilakukan saat nekropsi setelah mencit mati. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mencit yang diberi Toxoplasmanuur mati pada hari ke-4, 5 dan 6 serta pemeriksaan histologi organ mengalami kongesti. Mencit dengan Intertrim®LA pada hari ke-21 dieuthanasi, pemeriksaan histologi organ tidak menunjukkan perubahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat Intertrim®LA efektif terhadap T. gondii, namun penggunaan obat tradisional Toxoplasmanuur tidak efektif.
This study aimed to determine the effect of Toksoplasmanuur and Intertrim®LA for histopathological kidney and spleen of mice infected withToxoplasma gondiiRH strain as takizoit 1x103. This study used 22 Swiss female mice, age 2 months and the average weight 25-30 grams, were divided into 4 groups: group I (control), group II (infected by takizoit T. gondii), group III (infected T. gondiiand given Toxoplasmanuur) as much, and group IV (infected T. gondii and given Intertrim®LA). Number of mice in group I and II 4 tails, whereas group III and IV amounted to 7 animals.Giving Toxoplasmanuur on day-1 by 8 mg/mice/day for six days in a row. Giving Intertrim®LA on day2 as much as 0,001 mg/kg/day for seven days in a row. Kidney and spleen harvesting first requests after the mice die at necropsy. Data were analyzed descriptively. The results showed that mice given Toxoplasmanuur died on day 4, 5, 6 and on histological examination, the organs become congested. Mice with Intertrim®LA were euthanased on day 21, histopatological examination the organ showed no change. The results showed that the use of drugs Intertrim®LA effective against T. gondii, but the use of traditional medicine Toxoplasmanuur ineffective.
Kata Kunci : Toksoplasmosis, Toxoplasma gondii, Toxoplasmanuur, Intertrim®LA, ginjal, limfa