HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DENGAN PERILAKU ORANG TUA DALAM PEMBERIAN MAKAN PADA ANAK USIA 1 - 3 TAHUN DI KECAMATAN DEPOK III SLEMAN YOGYAKARTA
ULY PRAMUDITYA I, Lely Lusmilasari, S.Kp., M.Kes
2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Pemberian makan pada anak usia 1 – 3 tahun menjadi penting sebab ketidakadekuatan pemasukan makanan bisa berakibat pada pertumbuhan yang tidak normal dan kerusakan kognitif. Perilaku pemberian makan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab orang tua untuk memenuhi kebutuhan anak yang dipengaruhi oleh self-efficacy orang tua. Self-efficacy adalah persepsi ibu akan kemampuannnya dalam mempengaruhi perilaku dan perkembangan anaknya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan perilaku orang tua dalam pemberian makan pada anak usia 1 – 3 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional yang dilakukan di Kecamatan Depok III Sleman Yogyakarta meliputi Posyandu Karangmalang, Samirono, dan Karanggayam. Penelitian dilakukan bulan Oktober – Desember 2012 kepada 85 responden dengan teknik simple random sampling. Penelitian menggunakan kuesioner self-efficacy yang dimodifikasi dari instrument General Self-Efficacy Scale 12 (GSES-12) dan kuesioner perilaku pemberian makan orang tua yang dimodifikasi dari instrument Moore Index of Nutrition – Parent (MIN-P). Uji penelitian menggunakan analisis univariat dan bivariat berupa teknik statistik parametrik dengan rumus korelasi Pearson product moment. Hasil: rerata self-efficacy orang tua 39±4 (IK 95% 38,1 – 39,8). Rerata perilaku pemberian makan 132,7±15 (IK 95% 129,5 – 136). Terdapat hubungan bermakna antara self-efficacy dengan perilaku orang tua dalam pemberian makan pada anak usia 1 – 3 tahun. (p = 0,001 dan r = 0,356). Kesimpulan: semakin baik self-efficacy orang tua maka perilaku dalam pemberian makan pada anak usia 1 – 3 tahun di Kecamatan Depok III Sleman Yogyakarta juga semakin baik. Tenaga kesehatan perlu memperhatikan self-efficacy orang tua agar meningkatkan perilaku pemberian makan khususnya dalam pengaturan nutrisi.
Background: Feeding children of 1 – 3 years old is important because inadequacy of food intake can result in abnormal growth and cognitive damage. Feeding behavior is parents’ responsibility to meet the needs of children that is influenced by parents’ self-efficacy. Self-efficacy is mother’s perception to her ability to influence child’s behavior and development. Objective: To find out correlation between self-efficacy and parental feeding behavior in children of 1 – 3 years old. Method: The study was descriptive analytical with cross sectional design undertaken in October – December 2012 at Subdistrict of Depok III Sleman Yogyakarta, comprising integrated service post (Posyandu) of Karangmalang, Samirono, and Karang Gayam. Respondents cosisted of 85 people taken through simple random sampling technique. Research instrument was questionnaire of self-efficacy modified from instrument of General Self-Efficacy Scale 12 (GSES-12) and questionnaire of parental feeding behavior modified from instrument of Moore Index of Nutrition – Parent (MIN-P). Data analysis used univariate and bivariate method with parametric statistical technique using Pearson product moment correlation. Resultl: Average self-efficacy of parents was 39±4 (IK 95% 38.1 – 39.8). Average parental feeding behavior was 132.7±15 (IK 95% 129.5 – 136). There was significant correlation between self-efficacy and parental feeding behavior in children of 1 – 3 years old. (p = 0.001 and r = 0.356). Conclusion: Better self-efficacy of parents meant better parental feeding behavior in children of 1 – 3 years at Subdistrict of Depok III Sleman Yogyakarta. Health staff should pay attention to self-efficacy of parents in order to improve feeding behavior, especially in the management of nutrition.
Kata Kunci : self-efficacy, perilaku orang tua dalam pemberian makan, anak usia 1 – 3 tahun