Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN KETIDAKLENGKAPAN PENGISIAN LEMBAR INFORMED CONSENT TINDAKAN BEDAH MATA DI RS. MATA “DR. YAP” YOGYAKARTA

SITI AISYAH, Eddy Kristiyono, A.Md, SKM

2013 | Tesis | D3 REKAM MEDIS

Latar Belakang: kelengkapan data pada lembar Informed consent sangat penting karena mempengaruhi mutu rekam medis serta dapat digunakan sebagai alat bukti dalam bidang hukum sebab pada Informed consent terdapat aspek hukum rekam medis. Berdasarkan studi awal di RS. Mata “Dr. Yap” peneliti menemukan adanya ketidaklengkapan pada lembar Informed consent sedangkan lembar ini digunakan untuk semua tindakan operasi yang dilakukan termasuk operasi pada pasien rawat jalan. Tujuan: untuk mengetahui dan menjelaskan prosentase kelengkapan pada lembar Informed consent, faktor penyebab ketidaklengkapan serta dampak dan upaya ketidaklengkapan lembar Informed Consent. Metode Penelitian: jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumentasi,wawancara dan observasi. Untuk validasi data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Pengambilan sampel subjek menggunakan purposive sedangkan objek penelitian menggunakan perhitungan sampel acak. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Rekam Medis dan ruang operasi. Hasil: Berdasarkan studi dokumentasi (analisis) terdapat 95 lembar informed consent lengkap dengan prosentase 38,13%, 49 lembar tidak lengkap dengan prosentase 19,41% dan 107 lembar tidak terisi dengan prosentase 42,43% dari 251 berkas yang dianalisis. Berdasarkan wawancara dan observasi faktor penyebab ketidaklengkapan terdapat pada sumber daya manusia yaitu dokter dan perawat. Sebagian besar dokter yang melakukan operasi adalah dokter tamu, kesibukan dokter, ketergantungan dokter terhadap perawat, kurangnya kesadaran dokter untuk melengkapi, kurangnya keaktifan perawat untuk melengkapi, kurangnya komunikasi perawat dengan dokter. Faktor SDM diatas dalam melakukan pengsian lembar informed consent belum mematuhi peraturan yang ada, Sedangkan peraturannya ( protap & BPPRM) sudah baik hanya saja terjadi ketidakefektifan dalam sosialisasinya. Selain itu faktor lain yaitu belum dilakukannya punishment dan reward. Dampak yang ditimbulkan antara lain waktu operasi dapat berubah diluar rencana jika lembar tidak cepat di isi, tidak memenuhi penilaian dalam akreditasi, menurunnya mutu rekam medis serta menghambat dalam pengolahan data rekam medis. Namun rumah sakit sudah berupaya untuk menurunkan prosentase ketidaklengkapan dengan cara mengadakan sosialisasi rutin dalam rapat triwulan dan mengembalikan berkas rekam medis kepada dokter disertai memo sebagai petunjuk bagian yang harus dilengkapi.

-

Kata Kunci : faktor, penyebab, dampak, ketidaklengkapan, lembar informed consent


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.