Laporkan Masalah

PENGARUH WAKTU FIKSASI FORMALIN TERHADAP JUMLAH NEURON NITRERGIK PADA PLEKSUS MIENTERIKUS USUS HALUS MARMOT LOKAL

NARIS RAHMAWATI, Dr.drh. Amelia Hana, M.P.

2013 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah neuron nitrergik usus halus marmot lokal dengan waktu fiksasi formalin yang berbeda. Hewan yang digunakan adalah lima ekor marmot lokal jantan dengan berat badan rata-rata 409-615 gram dan sehat. Marmot lokal diadaptasikan selama enam hari, selanjutnya dianastesi dengan kloroform, kemudian dieutanasi. Segmen usus halus yaitu duodenum, jejunum, dan ileum diambil. Setiap segmen dibagi menjadi tiga potongan untuk diberi perbedaan perlakuan lama fiksasi dalam formalin 10% (30 menit, 45 menit dan 60 menit). Teknik pewarnaan yang digunakan adalah metode pewarnaan NADPH-diaphorase. Data jumlah neuron/cm² dianalisis secara statistik dengan anova pola searah. Hasil penelitian menunjukkan jumlah neuron nitrergik pleksus mienterikus duodenum pada perlakuan formalin 10% selama 30 menit, 45 menit, dan 60 menit secara berturut-turut adalah 3133,27+184,38 neuron/cm², 3150,12+294,17 neuron/cm², dan 3342,64+744,43 neuron/cm². Jumlah neuron nitrergik pleksus mienterikus jejunum pada perlakuan formalin 10% selama 30 menit, 45 menit, dan 60 menit secara berturut-turut adalah 3754,15+698,10 neuron/cm², 3537,56+514,17 neuron/cm², dan 3638,64+344,73 neuron/cm². Jumlah neuron nitrergik pleksus mienterikus ileum pada perlakuan formalin 10% selama 30 menit, 45 menit, dan 60 menit secara berturut-turut adalah 4079,03+375,04 neuron/cm², 3963,51+345,98 neuron/cm², dan 3467,77+421,94 neuron/cm². Disimpulkan bahwa fiksasi formalin 10% dengan waktu 30 menit, 45 menit dan 60 menit tidak berpengaruh terhadap jumlah neuron nitrergik baik di duodenum, jejunum, dan ileum.

This research was conducted to purpose the number of neuron nitrergic local guinea pig intestine with formalin fixation on different time. Animals used were five male local guinea pig, weight 409-615 gram and healthy. Local guinea pig adapted for six days, then anaesthetized with chloroform, then euthanation. The segment of small intestine is the duodenum, jejunum, and ileum were taken. Each segment divided into three pieces to be treated times different fixation in formalin 10% (30 minutes, 45 minutes and 60 minutes). The staining techniques used NADPH-diaphorase. Data on the number of neuron/cm² were statistically analyzed with anova one way. The research showed the number of neuron nitrergic plexus myentericus duodenum in the treatment formalin 10% for 30 minutes, 45 minutes, and 60 minutes were 3133.27+184.38 neuron/cm², 3150.12+294.17 neuron/cm², and 3342.64+744.43 neuron/cm² respectively. The number of neuron nitrergic plexus myentericus jejunum in the treatment formalin 10% for 30 minutes, 45 minutes, and 60 minutes were 3754.15+698.10 neuron/cm², 3537.56+514.17 neuron/cm², and 3638.64+344.73 neuron/cm² respectively. The number of neuron nitrergic plexus myentericus jejunum in the treatment formalin 10% for 30 minutes, 45 minutes, and 60 minutes were 4079.03+375.04 neuron/cm², 3963.51+345.98 neuron/cm², and 3467.77+421.94 neuron/cm² respectively. It was concluded that fixation formalin 10% with 30 minutes, 45 minutes and 60 minutes had no effect on either the number of neuron nitrergic in the duodenum, jejunum, and ileum.

Kata Kunci : formalin, neuron nitrergik, usus halus, marmot lokal, NADPH-d.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.