KEBUTUHAN KONTRASEPSI TIDAK TERPENUHI DI JAWA BALI (Analisis SDKI 2002-2003)
FAHADAINA N R, Drs. Sukamdi, M.Sc.
2013 | Tesis | GEOGRAFI MANUSIAKontrasepsi merupakan suatu kebutuhan krusial bagi pasangan suami istri sekaligus dapat meningkatkan derajat kesehatan ibu, bayi dan anak serta memberikan kontribusi terhadap penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) sehingga membantu mewujudkaan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Kontrasepsi memiliki peranan dalam setiap fase reproduksi, yaitu untuk menunda kehamilan, menjarangkan, mencegah kehamilan, serta mewujudkan program pembangunan suatu negara. Di Indonesia, program pembangunan nasional, Keluarga Berencana (KB) mempunyai arti yang sangat penting dalam upaya mewujudkan manusia Indonesia sejahtera disamping program pendidikan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk (1). Mengetahui perkembangan angka kebutuhan kontrasepsi yang tidak terpenuhi menurut pendekatan istri (1991, 1994, 1997, 2002/2003, 2007) di propinsi-propinsi Jawa-Bali. (2). Membandingkan kebutuhan alat kontrasepsi yang tidak terpenuhi menurut pendekatan istri dan suami (2002/2003) di propinsi-propinsi Jawa-Bali. (3). Perencanaan kebutuhan dan persediaan alat kontrasepsi masa mendatang untuk wilayah Jawa-Bali. 5 Penelitian ini dilakukan di Jawa Bali, dipilih dengan pertimbangan 57 persen penduduk negara (sekitar 131 juta) tinggal di Jawa, tingkat pemakaian kontrasepsi terbanyak ditemukan di Jawa-Bali yaitu 58 %. Responden adalah pria yang bersatatus kawin. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan tabel frekuensi dan perhitungan sistematika. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa dari tahun ke tahun penggunaan kontrasepsi semakin meningkat. Angka kebutuhan kontrasepsi tidak terpenuhi semakin menurun. Angka kebutuhan kontrasepsi tidak terpenuhi dengan pendekatan suami lebih tinggi dari pada angka kebutuhan kontrasepsi tidak terpenuhi dengan pendekatan istri. Penyebabnya adalah rendahnya tingkat partisipasi suami dalam berKB. Kondom merupakan jenis kontrasepsi yang diinginkan pengguna kontrasepsi, di masa kini maupun di masa yang akan datang
Contraception is a crucial need for the couple husband and wife, also be able to increase the health degree of maternal infant and child and give the contribution to decrease the maternal death index and infant death index so help create small family, happy and welfare. Contraception has play in role in every phase of reproduction, that is for delay the pregnancy, rare and prevent the pregnance, and also create development program of the country. In Indonesia, family planning has very important meaning in an effort in build welfare Indonesian people biside the health and education program. This research is aimed to (1). Knowing the development unmetneed wife approach (1991, 1994, 1997, 2002/2003, 2007) in the provincies of Java and Bali. (2). Compare unmetneed approach of wife and husband (2002/2003) in the provincies of Java and Bali. (3). Plan the demand and stock contraception tool in the future for Java-Bali area. This research doing in Java-Bali, choose the concederans of 57% state population (about 131 millions) dwelt in Java, the most user of contraception find in Java- 7 Bali that is 58%. The respondents is a male with marital status. The analysis of data in this research using frequence table, the crossed and the cruel of systematic. From the result of the research is found that the usage of contraception increase from year to year. Unmetneed by husband approach is higher than unmetneed by wife approach. Condom is a bind of contracention who wanted by user in now and next time.
Kata Kunci : keluarga berencana, kontrasepsi, kebutuhan kontrasepsi tidak terpenuhi.