Laporkan Masalah

HUBUNGAN PERAN SUAMI DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI PASCA BENCANA ERUPSI MERAPI

PRILIANI FITRIA KUSTANTI, Elsi Dwi Hapsari, S.Kp., M.S., D.S.

2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Penggunaan kontrasepsi tidak lepas dari pengaruh suami sebagai pasangan dalam kesehatan reproduksi. Peran suami dalam program Keluarga Berencana akan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan KB. Bencana alam dapat mengakibatkan dampak yang merusak dalam berbagai bidang, salah satunya bidang kesehatan, yaitu masyarakat mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, peran suami paska bencana sangat diperlukan untuk mendukung program Keluarga Berencana baik secara langsung maupun tidak langsung. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran suami dengan penggunaan metode kontrasepsi pasca bencana Erupsi Merapi. Metode: Studi cross sectional dilakukan pada 96 pria pasangan usia subur di hunian tetap Batur, Kepuharjo, Cangkringan pada bulan Januari 2013. Kuesioner peran suami yang terdiri dari 5 pernyataan peran suami sebagai motivator, 5 pernyataan peran suami sebagai fasilitator, dan 5 pernyataan peran suami sebagai edukator, serta kuesioner penggunaan metode kontrasepsi sebelum dan setelah bencana Erupsi Merapi digunakan dalam studi ini. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa penggunaan kontrasepsi pria mengalami peningkatan dari 9,4% menjadi 10,4%, sedangkan untuk penggunaan kontrasepsi wanita mengalami penurunan dari 83,3% menjadi 79,2% pasca bencana Merapi. Pria yang memiliki peran sebagai motivator, fasilitator dan edukator pada kategori baik sebesar 59,4% (57/96), 77,1% (74/96), dan 53,1% (51/96). Hasil tersebut menunjukkan presentase yang lebih rendah dibandingkan pada kondisi bukan bencana. Sebagian besar responden yang menggunakan metode kontrasepsi adalah responden yang memiliki peran suami yang baik. Setelah dilakukan analisis, didapatkan bahwa ada hubungan signifikan antara peran suami dengan penggunaan metode kontrasepsi pasca bencana (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara peran suami dengan penggunaan metode kontrasepsi pada pasangan usia subur pasca bencana Erupsi Merapi.

Background: Contraceptive use is not free from the influence of her husband as a partner in reproductive health. Husband's role in the family planning program will be able to encourage the improvement of the quality of family planning services. Natural disasters can cause devastating impact in many areas, one of which is the health sector, the public have difficulty in accessing health services. Therefore, the role of post-disaster husband needed to support family planning programs either directly or indirectly. Objective: The purpose of this study was to determine relationship between the role of husband's and the use of contraceptive methods after Merapi eruption disaster. Method: Cross-sectional study conducted in 96 male couples of childbearing age in residential fixed Batur, Kepuharjo, Cangkringan in January 2013. Questionnaires husband role that consists of 5 statements husband role as motivator, 5 statement husbands role as facilitator, and 5 statements husband role as educator, as well as the use of contraceptive methods questionnaires before and after the catastrophic eruption used in this study. Results: The results showed that the use of male contraception has increased from 9.4% to 10.4%, while for women contraceptive use decreased from 83.3% to 79.2% after the eruptions. Men who have a role as a motivator, facilitator and educator in good categories at 59.4% (57/96), 77.1% (74/96), and 53.1% (51/96). The results showed a lower percentage than in the condition is not catastrophic. Most respondents who used a contraceptive method is that respondents have a good husband role. After analysis, it was found that there was a significant relationship between the role of the husband's post-disaster use of contraceptive methods (p <0,05). Conclusion: There was significant association between PTSD and the prevalence of PSM and PMDD in teenagers post Merapi eruption. There was significant relationship between the role of husband with the use of contraceptive methods in post-disaster fertile couples eruption.

Kata Kunci : pasangan usia subur, bencana, peran suami, penggunaan metode kontrasepsi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.