ANALISA KECUKUPAN BESARAN IURAN PESERTA PROGRAM JAMINAN KESEHATAN PT ASKES (PERSERO)
Surmiyati, DR. Drg. Julita Hendrartini, M.Kes., AAK.
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLATAR BELAKANG : Komitmen pemerintah untuk mengimplentasikan UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (UU SJSN) dan UU No. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Sosial Nasional (UU BPJS). PT Askes (Persero) ditunjuk sebagai penyelenggara BPJS Kesehatan, yang harus mempersiapkan diri terutama dalam hal kecukupan dana dan paket jaminan pelayanan kesehatan. Kecukupan dana sangat tergantung besaran iuran yang diterima. Saat ini PT Askes mendapat penerimaan iuran peserta berdasar prosentase gaji pokok dan apabila dilihat dari data kenaikan gaji pokok tidak mengikuti kenaikan biaya klaim, untuk itulah perlu dilakukan analisa besaran iuran yang sesuai dengan perhitungan secara aktuaria dan analisa proyeksi biaya. TUJUAN : Untuk menghitung besaran premi netto peserta program jaminan kesehatan PT Askes (Persero) sesuai pendekatan perhitungan premi berdasarkan data klaim PT Askes (Persero) tahun 2011 dan untuk mengetahui kecukupan iuran Askes berdasarkan penerimaan iuran Askes Tahun 2011. METODE : Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisa data sekunder dan pendekatan kualitatif untuk wawancara mendalam dengan pengelola PT Askes (Persero). Teknik pengambilan sampel dengan mengambil data sekunder tentang data klaim peserta Askes Tahun 2011. HASIL : Jenis pelayanan kesehatan program jaminan PT Askes meliputi ; pelayanan RJTP, RITP, RJTL, dan RITL. Berdasarkan data klaim tahun 2011 didapatkan hasil bahwa besarn biaya per jiwa (BPJ) adalah sebesar Rp 28.611,-, dengan besaran nilai kapitasi RJTP sebesar Rp 2.660,-, RITP Rp 207.427, RJTL Rp 212.561,- dan RITL 2.678.549,-. Perhitungan premi netto berdasarkan data klaim tahun 2011 didapatkan angka sebesar Rp 31.320,-. KESIMPULAN : Perhitungan premi netto berdasarkan data klaim tahun 2011 didapatkan angka Rp 31.320,-. Apabila dibandingkan dengan penerimaan iuran Askes per jiwa (PMPM) tahun 2011 sebesar Rp 39.114,-, maka iuran Askes sudah cukup. Namun angka ini adalah penerimaan total (premi bruto). Sehingga apabila dihitung premi netto sebesar 70%-nya sebesar Rp 27,380,-, maka penrimaan iuran Askes masih belum cukup. Tahun 2011 biaya pelayanan kesehatan Askes memang tinggi, hal ini sejalan dengan strategi utama yang diterapkan PT Askes selama tahun 2011 yang menekankan seluruh kegiatan pada upaya optimalisasi pelayanan peserta.
Background: Commitment of the government to implement Act No. 40 issued in 2004 on National Social Insurance System and Act No. 24 issued in 2011 on National Social Administering Council is reflected from the appointment of PT. Askes as National Social Administering Council for Health that has to get prepared especially in budget adequacy and health service insurance package. Presently PT. Askes get participants’ contribution based on percentage of salary but increase of salary is not followed by increase of cost of claim. Thus, it is necessary to analyze amount of contribution according to actual calculation and cost projection. Objective: To calculate amount of nett contribution of participants of PT. Askes health insurance program using contribution calculation approach based on claim data of PT. Askes in 2011 and to identify adequacy of PT. Askes contribution based on revenue of PT. Askes contribution in 2011. Method: This was a descriptive analytic case study with quantitative approach to analyze secondary data and qualitative approach obtained from in depth interview with the administrator of PT. Askes. Research instruments were secondary data of claim of PT. Askes participants in 2011. Result: Types of service of health insurance program covered by PT. Askes were primary outpatient, primary inpatient, secondary outpatient, and secondary inpatient. Based on data of claim in 2011 cost per individual was Rp 28,611.00. Amount of capitation for primary outpatient was Rp 2,660.00; primary inpatient Rp 207.427.00; secondary outpatient Rp 212,561.00; and secondary inpatient Rp 2,678,549.00. Nett contribution based on data of claim in 2011 was Rp 31,320.00. Conclusion: The result of calculation of nett contribution based on data of claim in 2011 was Rp 31,320.00. Meanwhile, revenue of PT. Askes contribution per individual in 2011 was as much as Rp 31,114.00. Therefore the contribution of PT. Askes was adequate. Yet, the amount was gross revenue. Thus, when nett contribution was 70% of gross revenue, the amount was Rp 27,380,00 which meant that revenue of PT. Askes contribution was inadequate. In 2011 cost of PT. Askes service was relatively high. This went in line with the main strategy adopted by PT. Askes in 2011 that emphasized on all activities in efforts to optimize service for participants.
Kata Kunci : Iuran/Premi, Utilisasi Pelayanan Kesehatan, Kecukupan Biaya.