Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DENGAN BELANJA MODAL DI PROVINSI DKI JAKARTA (Studi Empiris pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 1992–2011)

Swarmilah Hariani, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A., Akt.

2013 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Pelaksanaan otonomi daerah Pemerintahan Daerah di Provinsi DKI Jakarta yang didasari oleh Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Sejak tahun 2001 berimplikasi pada perubahan dalam sistem pembuatan keputusan terkait dengan pengalokasian sumber daya ke dalam anggaran belanja pembangunan atau Belanja Modal. Anggaran ini sebenarnya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan publik akan sarana dan prasarana umum yang disediakan oleh Pemerintah Daerah. Secara teoritis Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu pendapatan yang dapat digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan pelayanan publik yang bersumber dari pendapatan murni/asli dari daerah tersebut sehingga terwujudlah desentralisasi. Penelitian ini memiliki tujuan yakni untuk memberikan bukti empiris apakah Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhubungan positif dan signifikan dengan Belanja Modal di Pemerintahan Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun 1992 sampai 2011. Sampel dalam penelitian ini berupa Laporan Realisasi APBD (LRA) Tahun 1992 sampai 2011, dan menggunakan format penyusunan APBD berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2006. Selanjutnya dilakukan analisis Spearman Rank Correlation (rho). Kegunaannya untuk mengukur tingkat atau eratnya hubungan antara dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat yang berskala ordinal. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan teknik analisis Spearman Rank Correlation (rho) maka hasil yang diperoleh: Hipotesis terdukung karena berkorelasi/signifikan dengan belanja modal, yang menghasilkan Correlation Coefficient sebesar 0,732. Dengan memakai kriteria Guildford, diketahui hubungan yang terjadi adalah hubungan yang erat (reliabel) antara keduanya karena berada pada range 0,70 - < 0,90.

Local government decentralization in Jakarta based on the Law of RI No.32 Year 2004 on Regional Governance and Law of RI No.33 of 2004 on Financial Balance between Central and Regional Government. Since 2001, implies a change in the system of decision making related to the allocation of resources in to the development budget or capital expenditures. This budget is meant to meet the public demand for public facilities and infrastructure provided by the local government. The oretically Local Original Revenue (PAD) is one of the revenue that could be used to fund public service activities in come derived from pure/genuine of the area so that realization of decentralization. This research has a purpose provide empirical evidence whether Local Original Revenue (PAD) positively and significantly associated with Capital Budget in DKI JakartaProvincial Government of 1992 to 2011. The sample in this study realization report form APBD (LRA) of year 1992 to 2011, preparation and use format APBD by Permendagri Nomor 13 Tahun 2006. Forward analysis of the Spearman Rank Correlation (rho). It is for measuring the level or close relation ship between two variables namely independent variables and the dependent variable ordinal scale. Based on the results of research using techniques analysis of the Spearman Rank Correlation (rho) the results obtained: The hypothesis is supported ascorrelated/significant capital expenditure, Which produces Correlation Coefficient in the amount of 0,732. Using the criteria of Guildford, known of the relationship is close relationships (reliable) between the two because they are on range 0,70 - < 0,90.

Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, dan Belanja Modal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.