HUBUNGAN MOTIVASI GURU MENGIKUTI PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN PENGETAHUAN UNTUK MEMPERSIAPKAN SISWI MENGHADAPI MENARCHE DI SD KECAMATAN JETIS, YOGYAKARTA
DITA HANNA F, Wenny Artanty Nisman, S.Kep., Ns., M.Kes
2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Dalam upaya mempersiapkan siswi menghadapi menarche perlu dilakukan pendidikan kesehatan tentang menarche pada guru sekolah dasar. Salah satu faktor yang mempengaruhi keikutsertaan guru dalam pendidikan kesehatan reproduksi adalah adanya motivasi. Diharapkan dengan adanya motivasi, pengetahuan yang dicapai guru setelah mengikuti pendidikan kesehatan semakin baik sehingga dapat memberikan pendidikan kesehatan menarche kepada siswinya. Tujuan: Mengetahui hubungan motivasi guru mengikuti pendidikan kesehatan dengan pencapaian pengetahuan untuk mempersiapkan siswi menghadapi menarche di sekolah dasar Kecamatan Jetis, Yogyakarta Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di 18 SD Se Kecamatan Jetis Yogyakarta pada bulan Juli 2012. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Besar sampel penelitian ini adalah 30 responden meliputi 22 guru kelas V dan 8 guru Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Instrumen yang digunakan Kuesioner motivasi yang dimodifikasi dari Ismahmudi (2007) dan kuesioner pengetahuan yang dibuat oleh peneliti dan tim dimodifikasi dari kuesioner Utami (2010), Mintarsih (2007), Fauziah (2005). Analisa data menggunakan uji Mann-Whitney, Independent Sample T-Test, dan Spearmank Rank. Hasil: Skor aspek motivasi guru dalam mengikuti pendidikan kesehatan tentang menarche berada pada rentang skor 82,6-93,33. Skor aspek pengetahuan guru tentang menarche berada pada rentang 68,33-96,67. Tidak ditemukan adanya hubungan antara motivasi guru dengan pengetahuan tentang menarche (p=0,162). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara motivasi guru mengikuti pendidikan kesehatan dengan pengetahuan untuk mempersiapkan siswi menghadapi menarche di SD Kecamatan Jetis, Yogyakarta.
Background: In preparing students to face menarche, elementary school teachers should be educated about menarche. Motivation is one factor that influences teachers’ participation in reproductive health education. A highly motivated health education teacher is expected to improve their achieved knowledge so that they can provide menarche education to their female students. Objectives: To discover the relationship between the motivation of the participating teachers and their knowledge to prepare female students to deal with menarche in elementary schools in Jetis district, Yogyakarta Methods: This is a descriptive study with a cross sectional correlation. The research took place in 18 primary schools of Jetis District Yogyakarta in July 2012. The research used total sampling technique. From 44 teachers in the entire district Jetis, 30 respondents met the inclusion criteria, consisting of 22 teachers and 8 fifth grade Physical Education and Sports teacher. The instrument used is the modified motivation questionnaire of Ismahmudi (2007) and modified knowledge questionnaires of Utami (2010), Mintarsih (2007), Fauziah (2005). The analysis of data used Spearman Rank test. Results: The mean scores of the aspects of teachers’ motivation in following health education about menarche is at 87.45. The mean score of the aspects of teacher knowledge of menarche is at 86.87. No clear relationship is found between the motivation of teachers with knowledge of menarche (p = 0.162). Conclusion: No clear relationship is found between the motivation of teachers with knowledge of menarche with knowledge to prepare female students facing menarche in elementary schools of Kecamatan Jetis, Yogyakarta.
Kata Kunci : Motivasi, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Menarche