THE ROLE OF ANTENATAL CARE ON THE CHOICE OF DELIVERY SITES IN WEST JAVA 2011-2012
Indah Puspita S, Prof. dr. Siswanto Agus Wilopo, SU., MSc., ScD.,
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang Persalinan rumah di negara berkembang berkaitan dengan tingginya mortalitas dan morbiditas ibu dan bayinya. Menurut laporan Kemenkes 2011, 5 dari 33 provinsi berkontribusi pada 50% angka kematian ibu, Java Barat adalah yang tertinggi. Meskipun Jawa Barat letaknya dekat dengan ibu kota Negara Indonesia, dan cakupan ANC cukup tinggi (91-95%), namun persalinan di fasilitas kesehatan masih rendah. Penelitian ini mengeksplorasi efek dari ANC terhadap pilihan tempat persalinan dari sudut pandang ibu di dua kabupaten di Jawa Barat. Metodologi Penelitian ini menggunakan metode gabungan (Explanatory sequential design), dimulailah dengan analisis kuantitatif menggunakan data sekunder dari Bank Dunia, \"Survei dasar untuk penguatan sistem program kesehatan ibu dan bayi di Indonesia\" di Bandung dan Bogor 2011. Subjek penelitian adalah ibu yang hamil dan melahirkan pada pada periode Januari 2010 - Maret 2012. Diikuti dengan bagian kualitatif menggunakan wawancara mendalam pada beberapa ibu yang merupakan bagian dari sekuen kuantitatif sebelumnya. Ibu dipilih secara purposif dengan berdasarkan tempat bersalin (fasilitas kesehatan/rumah) dan status ANC. Hasil Dari 1602 wawancara, digunakan 1601 data. Usia responden berkisar antara 15-48 tahun dengan latar belakang pendidikan mulai dari tidak bersekolah sampai pendidikan tinggi. Cakupan ANC mencapai 92%, tapi kelahiran di fasilitas kesehatan sebagai pilihan pertama hanya 37%. Hasil regresi logistik multiple menunjukkan ibu yang melahirkan di fasilitas kesehatan punya kecenderungan untuk mendapatkan ANC yang lebih lengkap. Hasil ini tetap siknifikan bahkan setelah disesuaikan dengan faktor maternal dan sosial-demografik yang relevan dengan aOR 2.5 dan 3.8. Analisis qualitatif dari 36 responden menunjukkan bahwa hasil pemeriksaan ANC adalah komponen yang paling berpengaruh dalam pemilihan tempat persalinan selain dari kualitasi layanannya itu sendiri. Hampir semua ANC kurang memperhatikan pentingnya perencanaan persalinan. Kesimpulan ANC mempengaruhi pemilihan tempat persalinan. ANC punya peran pasif untuk meningkatkan persalinan di fasilitas kesehatan melalui deteksi komplikasi. Meningkatkan peran ANC dalam promosi persalinan yang aman dengan perencanaan dan persiapan kegawatdaruratan perlu dilakukan.
Background Homebirths in developing country associated with high maternal and newborn adverse outcome. Country report 2011 show 5/33 Provinces contributed to 50 percent national maternal mortality, West Java is the highest. Despite the advantages being close to Indonesian capitol and high coverage of antenatal care (91-95 percent), institutional births remain low. This study explores antenatal care affect on the choice of childbirth place from mother point of view in two districts in West Java. Methods Explanatory sequential design applied. Begin with quantitative analysis using secondary data from World Bank ―Baseline survey for maternal and newborn healthcare system strengthening programme in Indonesia‖ in Bandung and Bogor 2011. Study subjected on the last pregnancy and delivery in the period of January 2010 – March 2012. Followed by qualitative part, using in-depth interview to some mothers from the previous part, selected purposively with confirming and disconfirming cases sampling technique, base on the delivery sites (institutional /home) and antenatal care status. Results From 1602 interviewed, only 1601 data used. Respondent‘s age range 15-48 years old with education background vary from never attended school until higher than secondary high school. Antenatal care received by 92 percent of respondent, only 37 percent have institutional birth as the 1st choice. Multinomial logistic regression performed found that compare to the homebirth group, the institutional birth has likeliness to received better antenatal care, even after adjustment with relevant maternal and socio-demographic factors with adjusted odds ratios of 2.5 and 3.8. Mother education, household wealth index, areas remoteness, knowledge on health facility availability and the insurance were found to be other influential factor. Qualitative analysis of 36 respondents‘ refilled that antenatal care examination result was the major influential on choosing delivery site beside the perceived quality of service. Miss opportunity of birth planning was experience in most antenatal care. Conclusion The antenatal care is influencing mother decision on choosing the delivery sites. Antenatal care has certain passive role on improving institutional birth due to complication detection. Improve antenatal care role in promoting safer birth with birth planning and emergency preparedness is necessary.
Kata Kunci : layanan ANC, persalinan di fasilitas kesehatan, persalinan rumah, Jawa Barat