Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS TERAPI “TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION” DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADA PENDERITA OSTEOARTHRITIS

WIDYA DWI ASTUTI, Heru Subekti, S.Kep., Ns., MPH

2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Prevalensi osteoarthritis cukup tinggi dan meningkat seiring dengan usia. Gangguan tidur merupakan gejala yang biasa terjadi pada pasien dengan nyeri akibat osteoarthritis lutut. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara nyeri muskuloskeletal dengan kualitas tidur pada lansia, di mana semakin ringan intensitas nyeri maka kualitas tidurnya akan semakin baik. Oleh karena itu diperlukan menajemen nyeri pada pasien osteoarthritis yaitu dengan terapi TENS yang diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kualitas tidur. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas terapi TENS dalam meningkatkan kualitas tidur pada penderita osteoarthritis. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan rancangan randomized pretest-posttest control group design. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2012-Februari 2013. Jumlah sampel sebanyak 16 pasien osteoarthritis lutut yang dibagi ke dalam dua kelompok; 8 orang pada kelompok perlakuan dan 8 orang pada kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan instrument Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Visual Analogue Scale (VAS). Analisis data kualitas tidur menggunakan uji repeated ANOVA dan uji t tidak berpasangan sedangkan analisis data intensitas nyeri di malam hari menggunakan uji repeated ANOVA, uji Friedman dan uji Mann-Whitney. Hasil: Tidak terdapat perbedaan rerata skor VAS yang bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sebelum (p = 0,628) dan setelah intervensi (p = 0,872), dan tidak terdapat perbedaan rerata skor PSQI yang bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sebelum (p = 0,115) dan setelah intervensi (p = 0,914). Kesimpulan: Terapi TENS tidak efektif untuk mengurangi intensitas nyeri di malam hari (p = 0,872), dan tidak efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pada pasein dengan osteoarthritis (p = 0,914).

Background: The prevalence of osteoarthritis is high and increases with age. Sleep disturbance is a common symptom in patients with pain due to knee osteoarthritis. Several studies have shown that there is a relationship between musculoskeletal pain and sleep quality in elderly, in which people with mild pain had better sleep quality than people with severe pain. Therefore pain management with TENS therapy in patients with osteoarthritis is necessary to reduce pain and this is expected to have an impact on improving sleep quality. Objective: To identify effectiveness of TENS therapy in improving sleep quality in patients with osteoarthritis. Method: The study was quasi experimental with randomized pretest-posttest control group design. This study was held in December 2013- February 2013. The total study sample consisted of 16 subjects with knee osteoarthritis and was divided into two groups; 8 subjects in each intervention and control groups. The present study used Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) and Visual Analogue Scale (VAS) instrument. Sleep quality was analyzed by repeated ANOVA and unpaired t-test whereas pain at night was analyzed by repeated ANOVA, Friedman and Mann-Whitney test. Result: There was no significant difference in VAS scores between intervention and control groups before (p = 0,628) and after treatment (p = 0,872), and there was no significant difference in PSQI scores between intervention and control groups before (p = 0,115) and after treatment (p = 0,914). Conclusion: TENS therapy was not effective to reduce pain at night (p = 0,872), and was not effective to improve sleep quality in people with osteoarthritis (p = 0,914).

Kata Kunci : Kualitas tidur, nyeri, osteoarthritis, TENS


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.