Laporkan Masalah

PENGARUH EDUKASI DENGAN BONEKA TANGAN TERHADAP PERILAKU KOOPERATIF ANAK KANKER SAAT DILAKUKAN PROSEDUR INVASIF DI INSKA RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA

ARIKA MIMANDA, Sri Hartini, S.Kep., Ns., M.Kes

2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Anak dengan kanker memiliki stres hospitalisasi yang berbeda dengan anak lainnya salah satunya adalah mereka sering mendapatkan prosedur invasif. Melalui edukasi menggunakan boneka tangan anak dapat mengetahui manfaat dan alasan mengapa mereka harus mendapatkan prosedur invasif. Anak dengan kanker di INSKA RSUP DR.Sardjito Yogyakarta belum pernah mendapatkan edukasi mengenai prosedur invasif dengan media boneka tangan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan boneka tangan terhadap perilaku kooperatif anak kanker saat dilakukan prosedur invasif di INSKA RSUP Dr. SardjitoYogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra eksperimental dengan rancangan penelitian one group pretest posttest dan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2012-Januari 2013 dan bertempat di Gedung Estella ruang Kartika II dan ruang Melati 4 INSKA RSUP DR.Sardjito Yogyakarta. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi yang dilakukan pada satu waktu. Subjek penelitian adalah anak dengan kanker yang dirawat di INSKA RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta sebanyak 31 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara non probability sampling menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan uji statistik paired t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dengan kanker (n = 30) yang memiliki perilaku kooperatif sangat tinggi (53,3%), perilaku kooperatif yang tinggi (40%), dan perilaku kooperatif sedang (6,7%). Didapatkan pula respon regresif dengan p = 0,024, respon agresif dengan p = 0,000, dan respon withdrawal dengan p = 0,001. Perhitungan komparasi antara perilaku kooperatif anak sebelum dan sesudah intervensi didapatkan p = 0,001. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian edukasi dengan boneka tangan terhadap perilaku kooperatif saat dilakukan prosedur invasif.

Background: Children with cancer suffered the stress of hospitalization which different from other children one of them is that they often get invasive procedures. Through education using puppet children can know the benefits and the reasons why they should get invasive procedures. Children with cancer in INSKA DR.Sardjito Yogyakarta had not received education about invasive procedures with puppet. Objective: To determine the effect of education with puppet for child cancer cooperative behavior when undergoing invasive procedure in INSKA RSUP Dr. SardjitoYogyakarta. Methods: This research used pre-experimental research design of the study one group pretest posttest and quantitative method. The research was conducted in November 2012-January 2013 and located in Estella Building Kartika II and Melati 4 INSKA RSUP DR.Sardjito Yogyakarta. Data collected using the observation sheet at a time. Subjects were children with cancer by 31 respondents. Sampling was done by non probability sampling using accidental sampling technique. Data analysis was performed with a statistical test of paired t-test. Results: The result shows that children with cancer (n = 30) have a very high rate of cooperative behavior (53,3%), high rate of cooperative behavior (40%), and moderate cooperative behavior (6,7%). A regressive response is also shown with p = 0,024, agressive response with p = 0,000, and withdrawal response with p = 0,001. The comparative calculation between children's cooperative behavior before and after the intervention is p = 0,001. Conclusion: There is significant influence between education with puppet for cooperative behavior when undergoing invasive procedures.

Kata Kunci : edukasi, boneka tangan, kanker, perilaku kooperatif, prosedur invasif


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.