Laporkan Masalah

Pengaruh Terapi Humor Permainan Berbasis Kearifan Budaya Lokal Terhadap Fungsi Kognitif pada LanjutUsia di HunianSementara Gondang I, Sleman

ISTANIA PUSPITA RINI SUYONO, Dr. Dra. Sumarni DW, M.Kes.

2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Proses penuaan dapat menimbulkan berbagai macam gangguan. Salah satunya adalah gangguan kognitif seperti demensia. Terganggunya fungsi kognitif dapat diperparah akibat dampak bencana alam. Untuk mengurangi dampak gangguan kognitif tersebut salah satu penatalaksanaan non farmakologi yang bisa diberikan pada pasien demensia adalah dengan pemberian terapi tawa menggunakan metode permainan.Terapi tawa berbasis kearifan lokal merupakan inovasi dari terapi tawa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan humor kearifan budaya lokal terhadap fungsi kognitif pada lanjut usia di Hunian Sementara (Huntara) Gondang I, Sleman. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi-Eksperimental dengan pre-test and post-test control group design. Penelitian ini dilaksanakan di Huntara Gondang I, Sleman. Instrumen yang digunakan Mini Mental State Examination (MMSE). Metode pemilihan sampel menggunakan random sampling. Analisa data menggunakan uji Paired t test,Unpaired t test, Chi-Square. Hasil: Mayoritas tingkat fungsi kognitif di Huntara Gondang I sebelum diberikan intervensi permainan humor kearifan budaya lokal berada di tingkat gangguan kognitif ringan sementara setelah dilakukan intervensi pada kelompok intervensi berada di tingkat normal dan pada kelompok kontrol masih berada di tingkat gangguan kognitif ringan. Terdapat perbedaan tingkat fungsi kognitif pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah (p=0,000), sementara pada kelompok kontrol tidak ada perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah terapi permainan humor kearifan budaya lokal (p=0,060). Terdapat perbedaan fungsi kognitif pada kelompok intervensi dan kontrol (p=0,049) Kesimpulan: Ada pengaruh permainan humor kearifan budaya lokal terhadap fungsi kognitif lansia di Huntara Gondang I.

Background: The processof aging can bring various disorders. One of the is cognitive disorder such as dementia. Cognitive function disorder may get worse due to impact of natural disaster. To minimize impact of cognitive disorder through non pharmacologic management, dementia patients can be given laughter therapy using game. Laughter therapy based on local wisdom is an innovation in laughter therapy. Objective: The study aimed to identify effect of humor game based on local cultural wisdom to cognitive function of the elderly at temporary shelter (Huntara) of Gondang I Sleman. Method: The study was a quasi experiment with pre-test and post-test control group design carried out at Huntara of Gondang I, Sleman. Research instruments were Mini Mental State Examination (MMSE). Samples were selected through random sampling. Data analysis used Paired t test,Unpaired t test, Chi-Square. Result: Level of cognitive disorder prior to intervention using humor game of local cultural wisdom belonged to minor disoder and after intervention belonged to normal. Meanwhile cognitive disorder belonged to minor in the control group. Level of cognitive function at Huntara of Gondang I before intervention belonged to minor disorder and after intervention belonged to normal; whereas in the control group cognitive disorder belonged to minor. There was difference in cognitive function in the intervention group before and after intervention (p=0,000); whereas in the control group there was no significant difference before and after humor game therapy of local cultural wisdom (p=0,060). There was difference in cognitive function between the intervention and the control group (p=0,049). Conclusion: There was effect of humor game of local cultural wisdom to cognitive function of the elderly at Huntara of Gondang I Sleman.

Kata Kunci : Terapi humor, permainan tradisional dengan kearifan budaya lokal, fungsi kognitif


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.