Laporkan Masalah

EVALUASI JARINGAN LISTRIK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO COKRO TULUNG KABUPATEN KLATEN

Maimun, Dr. Eng. Suharyanto, S.T., M.Eng

2013 | Tesis | S2 Teknik Elektro

Evaluasi yang dilakukan pada jaringan listrik PLTMh Cokro Tulung bertujuan untuk mengetahui karakteristik jaringan listrik tersebut, khususnya rugi-rugi daya, drop tegangan dan faktor daya jaringan. Proses evaluasi dilakukan dengan membuat studi aliran daya pada jaringan listrik PLTMh Cokro Tulung dengan bantuan program ETAP 7.0. Studi aliran daya pada jaringan listrik tersebut dilakukan pada saat beban penuh kondisi tidak standar (tegangan sistem 231/400 V) dan kondisi standar (tegangan sistem 219/380 V). Dari hasil simulasi dapat disimpulkan bahwa rugi-rugi daya total (ΔPT) yang timbul pada jaringan listrik PLTMh Cokro Tulung saat beban penuh sebesar 250,931 W atau 0,67% dari daya total keseluruhan (37,676 kW) pada kondisi tidak standar dan 279,933 W atau 0,742% dari daya total keseluruhan (37,714 kW) pada kondisi standar. Drop tegangan yang timbul pada penghantar Saluran Kabel Tegangan Rendah (SKTR) sebesar 1,07 V atau 0,268% dari tegangan keja atau tegangan nominalnya (400 V) pada kondisi tidak standar dan 1,123 V atau 0,295% dari tegangan nominalnya (380 V) pada kondisi standar. Drop tegangan yang timbul pada penghantar Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sebesar 6,355 V atau 2,751% dari tegangan nominalnya (231 V) pada kondisi tidak standar dan 6,721 V atau 3,069% dari tegangan nominalnya (219 V) pada kondisi standar. Perbaikan faktor daya sampai dengan 90% yang dilakukan pada SKTR PLTMh Cokro Tulung saat beban penuh kondisi standar dapat mengurangi rugi-rugi daya aktif total (ΔPT) sebesar 32,868 W atau 11,74% dari 279,933 W menjadi 247,065 W dan juga dapat mengurangi kebutuhan daya reaktif (Q) dan daya semu (S) masing-masing sebesar 8,806 kVAR atau 35,74% dari 24,639 kVAR menjadi 15,833 kVAR dan 4,652 kVA atau 11,34% dari 41,012 kVA menjadi 36,360 kVA. Selain studi aliran daya, juga dilakukan analisis-analisis lainnya. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan PLTMh Cokro Tulung sudah 80% (37,714 kW) dari kapasitas daya terpasang 47,34 kW dengan efisiensi 79,8% (motor induksi dioperasikan sebagai generator). Tegangan dan frekuensi sistem yang sedang beroperasi sekarang ini tidak standar dan konstruksi SUTR PLTMh Cokro Tulung juga tidak standar, namun penghantar yang digunakan pada SUTR sudah standar. Hasil analisis akan dijadikan data rujukan (rekomendasi) untuk perbaikan sehingga jaringan listrik PLTMh Cokro Tulung dapat beroperasi dengan baik dan sesuai dengan standar yang berlaku di Indonesia (PUIL 2000).

The evaluation done on the electrical network of Cokro Tulung MHP aims to determine the characteristics of the electrical network, particularly power losses, voltage drop and power factor system. The evaluation process conducted by making the load flow study at the electrical network of Cokro Tulung MHP with the help of ETAP 7.0 program. Load flow studies are carried out on these electrical network during full load is not standard conditions (system voltage 231/400 V) and standard conditions (system voltage 219/380 V). From the simulation results it can be concluded that the total power loss (ΔPT) arising on the electrical network of Cokro Tulung MHP at full load amounted to 250,931 W or 0.670% of the total power (37.676 kW) at not standard conditions and 279,933 W or 0.742% of the total power (37.714 kW) at standard conditions. Voltage drop arising on the conductor of Low Voltage Undeground Cable (LVUC) of Cokro Tulung MHP respectively 1.07 V or 0.268% of working voltage or nominal voltage (400 V) at not standard conditions and 1.123 V or 0.295% of the nominal voltage (380 V) at standard conditions. Voltage drop arising on the conductor of Low Voltage Overhead line (LVOL) of Cokro Tulung MHP respectively by 6,355 V or 2,751% of the nominal voltage (231 V) at not standard conditions and 6,721 V or 3,069% of the nominal voltage (219 V) at standard conditions. Power factor improvement up to 90% were performed on the LVUC of Cokro Tulung MHP at full load, standard conditions, can reduce total active power losses (ΔPT) amounted to 32,868 W or 11.74% from 279,933 W to 247,065 W and can also to reduce the need for reactive power (Q) and apparent power (S) of each amounted to 8,806 kVAR or 35.74% from 24,639 kVAR to 15,833 kVAR and 4,652 kVA or 11.34% from 41,012 kVA to 36,360 kVA . In addition to the load flow analysis or load flow studies, at the electrical network of Cokro Tulung MHP also conducted other analyzes. From the analysis it can be concluded that the ability of MHP Cokro Tulung is 80% (37,714 kW) of installed capacity 47.34 kW with an efficiency of 79.8% (induction motor operated as a generator), voltage and frequency operating systems are not standar and construction of Low Voltage Overhead Line (LVOL) of Cokro Tulung MHP is not standard, but the conductor used is standard. The results of the data analysis will be used as a reference (recommendation) for repairs, so the electrical network of Cokro Tulung MHP can operate properly and in accordance with the applicable standards in Indonesia (PUIL 2000).

Kata Kunci : PLTMh, program ETAP 7.0, jaringan listrik, studi aliran daya


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.