PERSEPSI ELITE TENTANG UPAYA MEWUJUDKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT DI KECAMATAN BOGOR BARAT
REDA WICAKSONO, Prof. Dr. Djoko Soeryo, MA
2013 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi elite tentang upaya mewujudkan kemanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Bogor Barat. Bagaimana kesadaran dan orientasi masyarakat kecamatan Bogor Barat terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat dilihat dari persepsi elite, apa faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran dan orientasi tersebut, serta bagaimana upaya-upaya yang dilakukan elite dan masyarakat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisa deskriptif yang bersifat induktif. Metode kualitatif digunakan untuk mengetahui makna dari fenomena secara mendalam (verstehen). Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian wawancara disertai studi dokumentasi untuk mendapatkan data dan fakta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran dan orientasi masyarakat di Kecamatan Bogor Barat terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat ditentukan oleh karakteristik dan respon masyarakat terhadap lingkungannya. Karakteristik masyarakat Bogor barat yang berorientasi pada nilai-nilai religius menjadikan masyarakat Bogor Barat sebagai masyarakat yang memiliki kesadaran aktif dalam menjaga lingkungannya. Dalam konteks interaksi elite dan masyarakat, kondisi sosial masyarakat Kecamatan Bogor Barat yang dinamis membuat pola interaksi tidak sebatas struktural tetapi juga memperhatikan aspek-aspek kultural khususnya di kalangan elite yang di samping berperan sebagai aktor disertai kewenangan, tugas, pokok dan fungsi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat yang bersifat legal-rasional juga berperan sebagai aktor strategis dalam upaya harmonisasi hubungan-hubungan sosial melalui cara-cara tradisional sesuai karakteristik masyarakatnya. Beberapa faktor yang mempengaruhi kesadaran dan orientasi masyarakat terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat adalah faktor sosial budaya, faktor ekonomi, faktor prosedural, faktor pengalaman dan faktor turun temurun. Upaya yang dilakukan elite dan masyarakat di Kecamatan Bogor Barat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat antara lain melalui upaya deteksi dini, upaya preventif dan upaya kultural yang keseluruhan berproses secara sinergis dengan sifat saling tergantung (interdependen) antara elite baik formal maupun non formal dengan masyarakatnya, sehingga tercipta pola komunikasi yang bersifat aspiratif dari masyarakat maupun pola komunikasi terlembaga yang dilakukan khususnya oleh elite di Kecamatan Bogor Barat. Relasi elite dan masyarakat yang sinergis.sesuai dengan karakteristik masyarakatnya dengan ditopang oleh kesadaran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungannya dengan mengedepankan kepentingan bersama pada akhirnya mampu mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
This study aims to determine perceptions of the elite about the efforts achieving security and public order in the District of West Bogor. How the district community awareness and orientation toward the West Bogor public order and security elite view of perception, what are the factors that influence the awareness and orientation, and how the efforts made by the elite and the people to create public security and public order. This study uses descriptive qualitative analysis that is inductive analysis. Qualitative methods are used to determine the significance of the phenomenon in depth (verstehen). This study uses interviews with study research instrument documentation to obtain the data and facts. The results showed that the awareness and orientation of the people in the District of West Bogor to security and public order is determined by the characteristics of and the public response to its environment. Characteristics of community-oriented western Bogor religious values make the Western Bogor as people who have an active awareness in protecting the environment. In the context of elite and community interaction, social condition of West Bogor district that dynamically create a pattern of interaction is not limited to structural aspects but also pay attention to the cultural aspects particulary among the elite who in addition to acting as an actor with the authority, duties, responsibilites and functions in maintaining security and public order that are legal-rational also serves as a strategic actor in efforts to harmonize social relations in ways according to the characteristics of traditional society. Some of the factors that influence people’s awareness and orientation of public security and order are socio-cultural factors, economic factors, procedural factors, the experience factor and hereditary factors. Efforts are being made and the elite people in the District of West Bogor for public order and security, among others, through the efforts of early detection, preventive measures and the overall cultural efforts proceed synergistically with the interdependent nature between elite both formal and non-formal with the community, so as to create a pattern of communication that is both aspirational society and institutionalized communication patterns made especially by the elite in District of West Bogor. The relation of Elite and the people are synergistic. According to the characteristics of the communities supported by an active awareness of the community in maintaining the environment by promoting the common interests ultimately able to realize the security and public order.
Kata Kunci : Elite, masyarakat, karakteristik, kesadaran aktif, orientasi nilai, kewaspadaan, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), interaksi dan komunikasi.