Laporkan Masalah

SELEKSI DAN KARAKTERISASI BAKTERI ASAL JARINGAN ANGGREK YANG MAMPU MEMPRODUKSI FITOHORMON DAN MENEKAN PENYAKIT BUSUK LUNAK PADA PLANLET Phalaenopsis amabilis

Mery Irianti Ambalinggi, Dr. Tri Joko, S.P., M.Sc,

2013 | Tesis | S2 Bioteknologi

Tanaman anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang tersebar merata di seluruh dunia. Pada tanaman anggrek, proses pertumbuhan untuk mencapai fase generatif yang cukup lama dan penyakit yang disebabkan patogen menjadi faktor penurunan produksi. Salah satu agensia hayati yang banyak diteliti adalah bakteri yang diisolasi dari jaringan tanaman yang diketahui mempunyai kemampuan meningkatkan pertumbuhan dan mengurangi keparahan penyakit akibat serangan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bakteri asal jaringan anggrek dalam memproduksi fitohormon serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan planlet Phalaenopsis amabilis. Di samping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kemampuan bakteri asal jaringan anggrek untuk menekan perkembangan penyakit busuk lunak akibat bakteri Pectobacterium sp. pada planlet P. amabilis. Pengujian produksi fitohormon bakteri asal jaringan anggrek dilakukan dengan colorimetric assay. Dari 106 isolat bakteri yang diuji, 79 isolat mampu memproduksi IAA pada media yang diberi tambahan triptofan 200 μg/ml. Dua puluh isolat bakteri asal jaringan anggrek terseleksi diuji kemampuan antagonisnya terhadap bakteri Pectobacterium sp. dengan metode double layer. Zona penghambatan yang terbentuk berkisar antara 3-7,2 cm. Sepuluh isolat bakteri diseleksi berdasarkan keragaman genetik dengan teknik PCR repetitive menggunakan primer BOX-A1R. Lima isolat bakteri asal jaringan anggrek dengan karakter band spesifik pada amplifikasi primer BOX-A1R dipilih untuk pengujian selanjutnya. Inokulasi isolat AkOc1 pada planlet menunjukkan adanya peningkatan pertumbuhan yang signifikan pada tinggi planlet, panjang dan jumlah akar planlet P. amabilis dibandingkan kontrol. Perhitungan insidensi dan intensitas penyakit menunjukkan bahwa inokulasi bakteri asal jaringan anggrek mampu menekan perkembangan penyakit busuk lunak pada planlet P. amabilis khususnya pada inokulasi isolat TbPh7 dan DnDr2. Hasil karakterisasi berdasarkan gen parsial 16S rRNA menunjukkan kelima isolat bakteri asal jaringan anggrek tersebut tergolong ke dalam genus Klebsiella (IbtPhm1, DnDr2, AkOc1 dan DnAr) dan genus Bacillus (TbPh7). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inokulasi bakteri asal jaringan anggrek dapat meningkatkan pertumbuhan planlet dan menekan penyakit busuk lunak akibat serangan Pectobacterium sp. pada planlet P. amabilis.

Orchid was belonged to one of popular ornamental plant dispersed around the world. Orchids growth process takes long time to reach generative phase and existence of soft rot disease would became as factor of deficit production of orchids. Recently, many researches could be done to find some associated microorganism which promotes plant growth and controlling the disease. The aim of this study was to analyze the capability of orchid associated bacteria to produce phytohormone and its capacity to promote plantlet of P. amabilis growth. Furthermore, analyzing the suppression of soft rot disease incidence and severity by orchids associated bacteria on plantlet was done in this study. Phytohormone productions of orchids associated bacteria were done by colorimetric assay and the concentration was estimated by Elisa Reader at absorbance 550 nm. Out of 106 isolates, 79 isolates have been able to produce IAA with addition of tryptophan in growth medium. Then, 20 selected bacteria was evaluated their antagonistic activity against to Pectobacterium sp. using double layer method. Screening antagonistic activity of 20 isolates showed inhibition haloes ranging from 3 to 7.2 cm. Ten isolates were selected to characterize by rep-PCR technique using BOX-A1R primer. Five isolated bacteria that displayed different rep-PCR patterns were selected for further assay. Introduction of isolates AkOc1 to plantlet P. amabilis showed significant difference on height, length and roots number of plantlet compared to control. Furthermore, all inoculated plantlet of P. amabilis showed suppression of soft rot disease incidence and severity after 3 weeks inoculation with Pectobacterium sp. Characterization by partial gen 16S rRNA revealed that four isolates (IbtPhm1, DnDr2, AkOc1 and DnAr4) were closely related to genera of Klebsiella and isolate TbPh7 were belonging to genera of Bacillus. These results suggested that inoculation of plantlet by orchid associated bacteria could promote growth of plantlet P. amabilis and suppress the development of soft rot disease on P. amabilis plantlet.

Kata Kunci : Bakteri asal jaringan anggrek, Fitohormon IAA, Penekanan perkembangan penyakit.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.