Laporkan Masalah

PENGARUH MINYAK IKAN SEBAGAI TERAPI ADJUVAN TERHADAP OUTCOME TERAPI PASIEN SKIZOFRENIA BERDASARKAN POSITIVE AND NEGATIVE SYNDROME SCALE DI ISTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT GRHASIA YOGYAKARTA

Warrantia Citta Citti Putri, Prof. Dr. Sugiyanto, SU., Ph.D., Apt.

2013 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Skizofrenia merupakan penyakit psikiatrik kronik pada pikiran manusia yang dapat mempengaruhi seseorang sehingga mengganggu hubungan interpersonal dan kemampuan untuk menjalani kehidupan yang meliputi perubahan berarti pada pikiran, persepsi, emosi dan kebiasaan. WHO (2012), skizofrenia merupakan penyakit yang diderita oleh sekitar 24 juta orang di seluruh dunia dimana lebih dari 50% tidak menerima perawatan yang tepat dan di negara berkembang, 90% penyakit ini tidak diobati. Penelitian ini bertujuan utnuk mengetahui perbedaan outcome terapi pasien skizofrenia yang mendapatkan dan yang tidak mendapatkan minyak ikan berdasarkan skala PANSS di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Grhasia Yogyakarta. Penelitian dilakukan terhadap 44 pasien yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Minyak ikan diberikan dengan aturan pakai 2xsehari pagi dan sore hari masing-masing 1 kapsul yang mengandung 1200 mg minyak ikan untuk kelompok perlakukan. Penilaian PANSS dilakukan pada awal dan akhir pasien rawat inap. Kemudian selisih dari nilai PANSS akan dibandingkan pada masing-masing kelompok menggunakan t-test independent. Hasil penelitian diketahui bahwa rerata selisih nilai PANSS, skala positif, skala negatif, dan skala psikopatologi umum yang dihitung secara manual dan dibandingkan menggunakan t tabel untuk satu sisi (1,68) diperoleh t hitung secara beruturut-turut adalah 1,884; 0,609; 0,798; dan 1,977. Berdasarkan angka signifikansi 0,045 dan 0,042, hasil yang diperoleh menyatakan bahwa selisih nilai PANSS dan skala psikopatologi umum lebih besar terjadi pada kelompok yang diberikan minyak ikan. Namun penurunan skala positif dan skala negatif pada kelompok perlakuan lebih kecil dari/sama dengan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi 0,138 dan 0,105. Rerata selisih nilai PANSS pada kelompok lama rawat inap 2 minggu, 3 minggu, 4 minggu, 5 minggu, dan 6 minggu dihitung secara manual dan dibandingkan menggunakan t tabel untuk satu sisi (2,35; 1,83; 1,86; 1,94; 1,86) diperoleh t hitung secara beruturut-turut adalah 1,478; 0,516; 1,362; -1,340; dan -0,599. Berdasarkan nilai signifikansi 0,079; 0,177; 0,068; 0,072; dan 0,155, hasil yang diperoleh menyatakan bahwa selisih nilai PANSS yang dikelompokkan berdasarkan lama rawat inap pada kelompok lebih kecil dari/sama dengan kelompok kontrol. Hal ini dikarenakan jumlah subyek untuk masing-masing kelompok terlalu kecil.

Schizophrenia is a chronic psychiatric illness in the human mind that can interfere interpersonal relationships and the ability to survive. Based on WHO (2012), about 24 million people worldwide diagnosed schizophrenia where more than 50% not receive appropriate treatment and in developing countries, 90% this disease untreated. This research aims to know the effect of fish oil as adjuvant therapy based on PANSS in Installation Inpatient of Hospital Grhasia Yogyakarta. The study was performed against 44 patients that divide in 2 groups which are the control group and treatment group. The treatment group was given fish oil 1200 mg twice daily. PANSS assessment carried out at the beginning of and the last day of hospitalization. Then the difference score PANSS will be compared to each group using t-test independent. The results of study showed that mean difference of score PANSS, positive scale, negative scale, and general psychopathology scale calculated manually and compare with t tables to one tail (1,68) obtain t calculate is 1,884; 0,609; 0,798; and 1,977. Based on significance value 0,045 and 0,042, the result is the difference of score PANSS and general psychopathology scale to intervention group is higher than control group. The difference of positive scale and negative scale to intervention group is lower than/equal control group with significance value 0,138 and 0,105. Based on length of stay, mean difference of score PANSS calculated manually and compare with t tables to one tail (2,35; 1,83; 1,86; 1,94; 1,86) obtain t calculate is 1,478; 0,156; 1,362; -1,340; and -0,599. Based on significance value 0,079; 0,177; 0,068; 0,072; and 0,155, the result is the difference of score PANSS to intervention group is lower than/equal control group. It was because sample size to each group too small.

Kata Kunci : Skizofrenia, minyak ikan, Positive and Negative Syndrome Scale, terapi adjuvan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.