Laporkan Masalah

ANALISIS HIGHEST AND BEST USE TERHADAP ASET TETAP NON OPERASIONAL PEMERINTAH KABUPATEN NGAWI ( Studi Pada Lahan Bekas Terminal Lama Tahun 2011 )

Andri Sulistyo Wilantono, S.T., Dra. Wahyu Hidayati., M.Si.

2013 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian analisis highest and best use terhadap aset tetap non operasional milik Pemerintah Kabupaten Ngawi di jalan Dr. Rajiman, dilakukan dengan cara analisis produktifitas properti dalam aspek hukum dan peraturan serta aspek fisik dan lokasi menggunakan treshold testing dengan rating grid sehingga diperoleh alternatif penggunaan yang memungkinkan. Analisis selanjutnya adalah analisis permintaan dan penawaran pasar, serta analisis kelayakan keuangan untuk setiap usulan penggunaan. Dalam penelitian ini, data yang akan dianalisis terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data tarif kamar, harga jual ruko, harga sewa toko, harga sewa lapangan futsal serta lapangan bulutangkis dan pengeluaran yang diajukan sebagai alternatif penggunaan, diperoleh dengan bentuk wawancara berstruktur, sedangkan data fisik yang meliputi ukuran, bentuk tapak, topografi, utilitas dan lain-lain diperoleh melalui observasi langsung. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik, PHRI dan instansi- instansi pemerintah di Kabupaten Ngawi. Dari hasil analisis didapatkan tiga usulan penggunaan lahan yang layak dan memungkinkan yaitu penggunaan hotel, komplek ruko dan gelanggang olah raga sewa. Berdasarkan indikator kelayakan keuangan dengan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Pay Back Period (PBP),dan Benefit Cost Ratio (BCR), maka penggunaan hotel diindikasikan lebih baik dibandingkan komplek ruko dan gelanggang olah raga sewa sehingga dapat disimpulkan bahwa alternatif penggunaan hotel merupakan yang paling optimal.

The highest and best use research for the non operational fixed asset which owned by the Government of Ngawi Regency at Dr. Rajiman street of, conducted with analysis of property productivity in law aspect, regulation and also aspect of physical and location using the threshold testing and rating grid so it can be obtained a possible alternative usage. Thus, conducted with supply and demand market analysis, and also finance feasibility analysis for each usage proposal. In this research, the data to be analyzed consist of primary data secondary data. Primary data containing the room rate, Sales price of ruko, Shop rental rate, futsal and badminton space rental rate, and expenditure that raised to be an alternative size measure, tread’s form, topography, utility and others was obtained through direct observation. Secondary data was obtained from Statistical Center Organization (BPS), PHRI and government’s institutions in Ngawi Regency. From the result of the analysis was gained three competent and possible farm usage proposal that is the use of hotel, ruko and rental sport centre. Based on the indicator of finance feasibility by Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Pay Back Period (PBP), and Benefit Cost Ratio (BCR), thus, the use of hotel to be better indicated comparing to ruko and sport centre so that can be concluded that the alternative using of hotel represent the most optimal.

Kata Kunci : Highest and best use, aset tetap non operasional, analisis produktifitas properti, indikator kelayakan keuangan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.