Laporkan Masalah

PERANAN NOTARIS DAN PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM KEPADA PARA PIHAK DALAM PERALIHAN HAK ATAS TANAH MELALUI JUAL BELI

Lusiana, Dr. Djoko Sukisno, S.H., C.N.

2013 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Notaris dan PPAT dalam memberikan perlindungan hukum kepada para pihak dalam peralihan hak atas tanah melalui jual beli dan kendala-kendala yang menghambat peranan Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam memberikan perlindungan hukum kepada para pihak dalam peralihan hak atas tanah melalui jual beli. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan normatif empiris. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri dari responden dan narasumber. Responden dalam penelitian ditentukan dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Hasil analisis data disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) peranan notaris dan PPAT dalam memberikan perlindungan hukum kepada para pihak dalam peralihan hak atas tanah muncul pada saat pembuatan akta yang dikehendaki para pihak. Dalam pembuatan akta tersebut, notaris dan PPAT harus selalu berpegangan pada kode etik profesi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku 2) kendala-kendala yang menghambat peranan Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam memberikan perlindungan hukum kepada para pihak dalam peralihan hak atas tanah melalui jual beli dapat disebabkan faktor yang berasal dari Notaris atau PPAT sendiri dan juga yang berasal dari masyarakat/para pihak.

The purposes of this research are to know the role of notary public and public official of land conveyance in providing legal protection to the parties in land conveyance through sale and to know the obstacles that inhibit notary public and public official of land conveyance in providing legal protection to the parties in land conveyance through sale. This is a descriptive research using normative empirical approach. The data being used were secondary data and primary data that were collected by literature research and field research. Research’s subject were respondents and informants. Respondents in this research specified with non probability sampling techniques using purposive sampling. The analysis of the data was done by applying qualitative approach and the result was presented descriptively. The research results show that : 1) the role of notary public and public official of land conveyance in providing legal protection to the parties in land conveyance through sale appears at the time of making the deed for the parties. Notary public and public official of land conveyance in making the deed must perform the role based on the ethical code and regulation 2) the obstacles that inhibit notary public and public official of land conveyance in providing legal protection to the parties in land conveyance through sale could be caused by the notary public or PPAT himself or by the parties themselves.

Kata Kunci : Peranan, Notaris, PPAT, Perlindungan Hukum, Jual Beli


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.