ANALISIS KUTUB PERTUMBUHAN DAN PENGARUH HUMAN CAPITAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI REGIONAL DI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2002-2011
Iwan Meylani, Prof. Mudrajad Kuncoro., Ph.D.
2013 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis lokasi kutub pertumbuhan serta pengaruh human capital terhadap pertumbuhan ekonomi regional di Provinsi Lampung selama tahun 2002-2011. Variabel human capital yang digunakan adalah rata-rata lama sekolah dan angka melek huruf. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung. Penelitian ini diawali dengan mengidentifikasi kabupaten/kota yang menjadi kutub pertumbuhan di Provinsi Lampung dengan menggunakan analisis pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) riil per kapita sebagaimana Kubis, Titze, dan Ragnitz (2007). Selanjutnya, efek limpahan pertumbuhan spasial dianalisis dengan menggunakan rumus Capello (2009). Untuk mengetahui variabel yang membedakan kabupaten/kota sebagai kutub pertumbuhan dan bukan kutub pertumbuhan, digunakan analisis diskriminan dengan metoda stepwise. Terakhir, dilakukan analisis regresi data panel untuk mengestimasi pengaruh human capital terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung. Teknik estimasi regresi data panel yang digunakan adalah fixed effect model. Hasil penelitian menemukan bahwa Kota Bandar Lampung merupakan kutub pertumbuhan di Provinsi Lampung dan tidak terdapat ketimpangan yang tinggi atas efek limpahan pertumbuhan yang diterima oleh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Pengklasifikasian kabupaten dan kota sebagai kutub pertumbuhan dan bukan kutub pertumbuhan memiliki ciri pembeda yang dominan yaitu jumlah tenaga kerja dan rata-rata lama sekolah. Variabel human capital yaitu rata-rata lama sekolah dan angka melek huruf secara signifikan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa human capital merupakan salah satu determinan utama dalam pertumbuhan ekonomi regional di provinsi lampung.
This study aims to analyze the growth poles and the impact of human capital on regional economic growth in Lampung Province during 2002-2011. Human capital is proxied by mean years of schooling and adult literacy rate. The data used are secondary data from Central Statistics Agency (BPS) and Regional Development Planning Board (Bappeda) of Lampung Province. This study was initiated by identifying regencies/cities which are growth poles of Lampung Province using the analysis of real Gross Regional Domestic Product (GRDP) per capita growth as Kubis, Titze, and Ragnitz (2007). Furthermore, the growth spillover effects were analyzed by using the Capello’s formula (2009). To determine the variables that characterize the regencies/cities as growth poles and non-growth poles, used discriminant analysis with stepwise method. Finally, panel data regression analysis with fixed effect model to estimate the impact of human capital on economic growth in Lampung Province. This study found that Bandar Lampung is the growth pole in Lampung Province and there is no high inequality of growth spillover effects that received by the regencies and cities in Lampung Province. The number of workers and average years of schooling are dominant distinguishing characteristics of the classification of regencies and cities as growth poles and non-growth poles. Both average years of schooling and adult literacy rate, as human capital variables, have significantly positive impact on economic growth in Lampung Province during 2002-2011. It can be concluded that human capital is one of the main regional economic growth determinants in Lampung Province.
Kata Kunci : Human Capital, Pertumbuhan Ekonomi Regional, Kutub Pertumbuhan, Efek Limpahan Pertumbuhan, Analisis Diskriminan, Regresi Data Panel.