PENGARUH BERBAGI PENGETAHUAN DALAM PERENCANAAN KARIR TERHADAP EFIKASI DIRI PARA PENCARI KERJA DALAM MEMBUAT KEPUTUSAN KARIR
Eko Imam Santosa, Drs. Fathul Himam, M.Psi., MA., Ph.D., Psi.
2013 | Tesis | S2 Magister Profesi PsikologiSetiap tahun semakin banyak lulusan universitas yang menjadi pencari kerja, tidak jarang seorang lulusan universitas menjadi pengangguran. Kesulitan dalam mencari kerja seringkali terjadi karena para lulusan tidak memiliki perencanaan karir yang baik sehingga individu tidak memiliki arah karir yang jelas.Tujuan utama dari penelitian eksperimen ini adalah untuk mengetahui efektivitas berbagi pengetahuan dalam perencanaan karir terhadap peningkatan efikasi diri para pencari kerja dalam membuat keputusan karir. Subjek penelitian adalah 57 orang subjek dengan 30 subjek di kelompok eksperimen dan 27 orang di kelompok kontrol. Kriteria subjek adalah sarjana dengan rentang kelulusan 0 hingga 3 tahun yang memiliki skor CDSE rendah, sedang dan tinggi. Kelompok eksperimen akan mendapat manipulasi sedang kelompok kontrol menjadi waiting list setelah penelitian selesai. Analisis data dilakukan dengan menggunakan anava campuran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perencanaan karir dengan menggunakan metode berbagi pengetahuan terbukti secara efektif mampu meningkatkan efikasi diri dalam membuat keputusan karir para pencari kerja (F=22,736; p<0,00) dengan sumbangan efektif sebesar 38,8%. Temuan penelitian dan saran bagi peneliti lain didiskusikan lebih lanjut.
Every year more and more graduates from university becoming job seekers, it is not rare for a university graduate to be unemployed. Difficulty in finding work often occurs because the graduates do not have a good career planning so that individuals do not have a clear career direction. The purpose of this experimental study was to determine the effectiveness of knowledge sharing in career planning to increase career decision making self-efficacy of job seekers. Subjects were 57 people subject, 30 subjects were in the experimental group and 27 were in the control group. The criteria of subjects is a graduation degree with 0 to 3 years old who has a low, medium or high CDSE score. The experimental group will receive manipulation, the other group was a waiting list for the next batch and data was not analized. Data analysis was performed using mixed anova. The results of data analysis showed that career planning using knowledge sharing methods was statistically proven to improve career decision making selfefficacy of job seekers (F = 22.736, p <0.00). Findings and suggestions for other researchers are discussed further.
Kata Kunci : berbagi pengetahuan, perencanaan karir, keputusan karir