KAJIAN ESTETIKA BENTUK PADA FASADE PERUMAHAN REAL ESTATE DI YOGYAKARTA Studi Kasus Perumahan Puri Gejayan Indah, Casa Grande, Bale Hinggil Residence, dan Hyarta Residence
Suparno, ST., Dr., Ir. Budi Prayitno, M. Eng.,
2013 | Tesis | S2 Teknik ArsitekturTeknologi bidang konstruksi dan material bangunan sangat berperan dalam perkembangan desain danperiodisasi gaya arsitektur. Khususnya di bidang perumahan, perkembangan sarana fisik perumahan berupa bangunan real estatedi berbagai kompleks perumahan di Yogyakarta sudah menghasilkan keragaman desain fasade dan berbagai varian tipe penataan elemen arsitektur yang sangat fenomenal. Berpijak dari hal tersebut, maka penelitian ini penting dan perlu dilakukan dengan tujuan untuk: (a) mengetahui prinsip-prinsip penataan elemen arsitektur fasade bangunan real estate, dan (b) menggambarkan identifikasi elemen arsitektur yang membentuk sebuah konfigurasi fasade bangunan real estate. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksploratif, yaitu melakukan eksplorasi di lapangan kemudian dianalisis secara kualitatif guna menemukan fakta. Wilayah penelitian meliputi empat lokasi perumahan real estatedi kabupaten Sleman, propinsi DIY. Penelitian dilakukan di perumahan Puri Gejayan Indah, Casa Grande, Bale Hinggil Residence, dan Hyarta Residence. Sampel penelitian diambil bangunan-bangunan bertipe standar, karena diharapkan bisa mewakili keragaman desain perumahan secara maksimal pada lokasi perumahan. Unit analisis dalam penelitian ini adalah fasade bangunan pada empat lokasi perumahan. Parameter elemen arsitektur fasade yang diteliti adalah atap, dinding, kolom, bukaan, main entrance, teras dan balkon, serta ornamentasi. Untuk prinsip penataan elemen fasade bangunan perumahan dikaji berdasarkan pada kesimetrisan, artikulasi, proporsi visual fasade, dan arah horisontal-vertikal fasade. Hasil studi yang didapatkan adalah: pertama, kesimetrisan fasade bangunan perumahan yang menunjukkan kecenderungan asimetris karena adanya pertimbangan estetika dan prinsip konstruksi serta memaksimalkan selling point. Kedua, semua fasade bangunan di empat lokasi perumahan mempunyai artikulasi yang kuat dengan fokus pada main entrance, teras dan balkon, railling, atap balkon dan ornamentasi sebagai elemen utama pembentuk artikulasi fasade. Ketiga, proporsi visual fasade yang ditemukan mempunyai kecenderungan lebih banyak yang seimbang antara atap dengan badan bangunan. Ke empat, fasade bangunan-bangunan perumahan yang diteliti sebagian besar mempunyai arah horisontal-vertikal yang seimbang karena ketinggian bangunan hampir sama dengan lebar bangunan dan penataan elemen arsitektur horisontal-vertikal pembentuk fasade yang rata-rata dikomposisikan seimbang.
Technology in construction and building materials was instrumental in the development of the design and periodization of architectural style. Particularly in housing, development in the physical infrastructure of housing such as real estate building in various housing complexes in Yogyakarta already generated diversity in facade design and various types of the arrangement of architectural elements that are very phenomenal. Therefore, this study is so important and necessary to conduct in order to (a) find out the principles of the arrangement of architectural elements in real estate building facade, and (b) describe the identification of the architectural elements forming a configuration of real estate building facade. The study used an explorative method for exploration on field and made a qualitative analysis to find the facts. Areas of the study include the four residential real estate locations in Sleman Regency, Yogyakarta province. The study was conducted in the housings of Gejayan Puri Indah, Casa Grande, Bale Hinggil Residence, and Hyarta Residence. The samples were standard-type buildings, because it is expected to maximally represent diversity in housing design in the residential locations. The unit of analysis was building facades on four residential locations. Parameters of the architectural elements of the facade were roof, walls, columns, openings, main entrance, terrace and balcony, and ornamentation. The arrangement of residential building facade elements was studied on the bases of symmetry, articulation, visual proportion, and horizontal-vertical direction. The results of the study were: first, the symmetry of a residential building facade shows an asymmetric tendency because of aesthetic considerations and the principles of construction as well as the intention to maximize a selling point. Second, all the building facades in the four residential locations have the strong articulation with focus on main entrance, terrace and balcony, railing, balcony and roof ornamentation as the main elements forming the facade articulation. Third, the visual proportion of facade was found to have more balanced tendency between roof and building body. Fourth, the facades of residential buildings have mostly had balanced horizontal-vertical directions because the height of building was almost equal to the width of the building and the arrangement of horizontal-vertical architectural elements forming the facade was averagely composed in a balanced manner.
Kata Kunci : Teknologi bidang konstruksi dan material bangunan sangat berperan dalam perkembangan desain danperiodisasi gaya arsitektur. Khususnya di bidang perumahan, perkembangan sarana fisik perumahan berupa bangunan real estatedi berbagai kompleks perumahan di