Laporkan Masalah

PEREMAJAAN PERMUKIMAN KUMUH DENGAN PENDEKATAN “COMMUNITY BASE DEVELOPMENT” DI BANTARAN SUNGAI CISADANE KAWASAN PANARAGAN, KOTA BOGOR

OVIE ATIKA, ST, M. Sani Roychansyah, ST., M. Eng., D. Eng.

2013 | Tesis | S2 Desain Kawasan Binaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya degradasi kawasan tepian sungai di Kota Bogor yang merupakan kota dengan karakter perairan. Oleh karenanya diperlukan suatu penelitian yang bertujuan mencari penyebab degradasi kawasan tepian sungai di Kota Bogor dari aspek urban design, sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam mengembangkan kawasan tepian sungai Cisadane di Kota Bogor. Metode yang digunakan adalah rasionalistik dengan metode deduktif kualitatif dan eksploratif. Untuk mencapai tujuan yang akan dicapai, penelitian ini mengusung grand theory dengan pendekatan Community Base Development lalu kemudian disinkronkan dengan 3 lokasi tepian sungai terpilih yang memiliki karakter yang berbeda. Untuk menjawab tujuan penelitian, hasil temuan akan menyimpulkan faktor dominan dengan pendekatan Community Base Development. Dengan dasar pertimbangan ini, parameter desain dan pengembangan Kawasan tepian sungai di Kota Bogor dapat dirumuskan. Keluaran yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah arahan desain dan rencana pengembangan kawasan tepian sungai yang memuculkan karakter simbiosis antara sungai dengan darat sehingga dapat meningkatkan kualitas dan fungsi sungai di Kota Bogor.

The research was based on the degradation at the riverside areas in Bogor, a city with waters character. Consequently, a research was required to find out the causes of degradation at riverside areas in Bogor from the aspects of urban design with the expectation that the research findings could be used as a consideration in the development of riverside areas in Bogor city. It was a rationalistic study with deductive qualitative and eksploratif method. To realize the objectives, the study used community base development approach grand theory which was then synchronized with three selected riverside areas each of which had different water characteristics. To answer the problems of the research, the research findings made a conclusion on determinant factors that might degrade the quality and the function of the river approach community base development. With the consideration, design parameters and the development of riverside areas in Bogor could be formulated. The outcomes of the research were directions on the design and the plan for developing riverside areas by evoking symbiotic characters between the river and the land in order to improve the quality and the function of the river in Bogor City.

Kata Kunci : Degradasi Kawasan Tepian Sungai Cisadane


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.