Laporkan Masalah

ANALISIS EFEKTIVITAS PRODUKSI OBAT KAPLET FLOXAD DAN SIRUP LAFIDRIL (Studi Kasus di Lembaga Farmasi Ditkesad Bandung)

ANDIKA PURNAMA DEVI, Prof. Dr. Achmad Fudholi, DEA., Apt.

2014 | Tesis | S2 Mag.Manaj.Farmasi

Lembaga Farmasi Direktorat Kesehatan Angkatan Darat (Lafi Ditkesad) selalu melakukan perbaikan yang secara terus menerus di segala aspek, tidak hanya fokus pada kualitas produk yang dihasilkan, tetapi juga harus dapat mengatur biaya produksi yang harus dikeluarkannya. Oleh sebab itu, Lafi Ditkesad harus dapat mengalokasikan faktor-faktor produksi yang dimilikinya secara tepat dan efektif agar tidak terjadi pemborosan penggunaan faktor-faktor produksi, terutama tenaga kerja dan mesin yang nantinya akan merugikan Lafi Ditkesad. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor produksi tenaga kerja dan mesin terhadap hasil produksi obat k aplet Floxad dan sirup Lafidril di Lafi Ditkesad dan mengetahui tingkat efektivitas penggunaan input di Lafi Ditkesad. Teknik pengumpulan data berdasarkan wawancara dan studi dokumentasi dari Lafi Ditkesad. Pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif dan bersifat penelitian eksplanatory yang didukung oleh metode survei. Pada penelitian ini dilakukan analisis regresi linier berganda yang dimodifikasi dari model fungsi produksi Cobb-Douglas dengan alat bantu perangkat lunak SPSS. Pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dilakukan dengan uji F dan uji t dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama faktor produksi tenaga kerja (probabilitas = 0,03) dan mesin (probabilitas = 0,00) berpengaruh signifikan terhadap produksi obat sirup Lafidril, sedangkan untuk obat kaplet Floxad, faktor produksi tanaga kerja (probabilitas = 0,00) berpengaruh signifikan terhadap hasil produksi, akan tetapi faktor produksi mesin (probabilitas = 0,09) berpengaruh tidak signifikan terhadap hasil produksi. Efektivitas produksi obat kaplet Floxad lebih baik dari proses produksi obat sirup Lafidril dilihat dari indeks efektivitas masing-masing fungsi produksi dimana indeks efektivitas proses produksi obat kaplet Floxad sebesar 57641,61 sedangkan untuk obat sirup Lafidril sebesar 4755,23.

The Pharmacy Institution of Directorate of Land Force Health (Lafi Ditkesad) always continually improved in some aspects, it did not only focus on product quality yielded, but also it should be able to manage a production cost that should be spent. Therefore, Lafi Ditkesad should always allocated production factors owned suitably and effectively to avoid production factor use waste that would harm Lafi Ditkesad. This research was aimed to know work force and machinery production costs towards production output of Floxad caplet and Lafidril syrup medicines in Lafi Ditkesad and to know an input use effectiveness level in Lafi Ditkesad. Data gathering technique was based on an interview and documentation study from Lafi Ditkesad. This was a descriptive quantita tive research and an explanatory research supported by a survey method. It was conducted a multiple linear regression analysis modified from a Cobb -Douglas production function model with an SPSS software aid. A free variable effect towards a tighted variable was conducted by an F-test and t-test with α = 0,05. The result showed that work force (probability = 0,03) and machinery (probability = 0,00) production factors jointly significantly affected production of Lafidril syrup medicine, while for Floxad caplet, work force production factor (probability = 0,00) significantly affected a production output, however a machinery production factor (probability = 0,09) did not significantly affect production output. Floxad caplet production effectiveness was better i n its production than Lafidril syrup production process. This could be viewed from an effectiveness index from each production function where an effectiveness index of Floxad caplet medicine production was 57641.61, while Lafidril syrup was 4755.23.

Kata Kunci : Cobb-Douglas, efektivitas, tenaga kerja, mesin


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.