Laporkan Masalah

POLA ASUH ORANGTUA : STUDI KELUARGA DENGAN ANAK RETARDASI MENTAL

MUSFICHIN, Fathul Himam, Ph. D.

2013 | Tesis | S2 Psikologi

Orangtua dengan anak retardasi mental memiliki kondisi psikologis dan bentuk pola asuh yang berbeda dibandingkan orangtua dengan anak normal. Anak retardasi mental dicirikan memiliki keterbatasan dalam fungsi intelektual, perilaku adaptif meliputi keterampilan sosial dan praktis sehari-hari, bagi orangtua merupakan beban yang berat dalam pola asuhnya. Tujuan penelitian untuk memahami pola asuh orangtua dan memperoleh gambaran kondisi anak retardasi mental serta memahami perspektif orangtua dengan anak retardasi mental. Teori utama yang digunakan dengan tipologi pola asuh Diana Baumrind. Metode penelitian secara kualitatif dengan desain studi kasus sebagai cara yang tepat untuk dapat mendalami orangtua dengan anak retardasi mental. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini adalah dua orangtua yang memiliki anak retardasi mental dengan maksud peneliti memperoleh informasi secara lebih komprehensif mengenai tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orangtua terhadap anak retardasi mental dilakukan secara positif tanpa ada batas usia anak melalui empat poin pola asuh meliputi: menyediakan kebutuhan anak, melayani keperluan anak, meningkatkan kemandirian anak, mengajarkan norma keluarga. Temuan lain bahwa anak retardasi mental dengan penyakit epilepsi yang sering kambuh oleh keluarga digambarkan dengan istilah ‘kumat’, kondisi ‘kumat’ pada anak retardasi mental disebabkan oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik anak, sedangkan orangtua yang memiliki anak retardasi mental dengan kondisi ‘kumat’ lebih menunjukkan pola asuh authoritarian dan orangtua dengan anak tidak mengalami ‘kumat’ lebih menunjukkan pola asuh authoritative. Disamping itu adanya pemahaman orangtua dengan memiliki anak retardasi mental dimaknai sebagai pahala dan ujian dari Tuhan.

Parents with children mentally retarded have psychological and forms conditions parenting of different than parents with normal children. The characterized of mentally retarded children having limitations in intellectual functioning, adaptive behavior and social skills, include practical on a day to day basic, the parents is a heavy burden in foster patterns. The purpose of research to understand the patterns of parenting and the obtain description a child's of mental retardation, and understand the perspective of parents with mentally retarded children. The main theory used by parenting typology of Diana Baumrind. Qualitative research methods to design case studies as a proper way to be able to explore parents with children mentally retarded. Participants involved in the study were two parents with children mental retardation, the intent researchers to obtain more comprehensive information about the research themes. The results showed that parenting parents with children mental retardation of done positively with no age limit a child through four points of parenting include: providing for children, serving the needs of children, increase the child's independence, teach families the norm. Another finding that children with mental retardation with epilepsy that often recur the family described by the term ‘kumat’, the condition of ‘kumat’ in children with mental retardation is caused by intrinsic and extrinsic factors of children, while parents with children mental retardation of ‘kumat’ condition more shows authoritarian parenting and the children did not experience ‘kumat’ the parents more shows authoritative parenting. Besides, the understanding of parents having a child with mental retardation is defined as a reward and a exam from God.

Kata Kunci : pola asuh, keluarga, retardasi mental, budaya


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.