PEMBERDAYAAN APARATUR KECAMATAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN WILAYAH (Studi : Di Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Propinsi Sulawesi Tenggara)
La Ode Muh. Kaharuddin Rahman, Dr. Agus Pramusinta, MDA
2013 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami lebih dalam mengenai pemberdayaan aparatur Kecamatan Katobu dalam meningkatkan kualitas pelayanan ketentraman dan ketertiban, dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu data yang berbentuk kata-kata frasa, klausa, kalimat atau paragraf dan bukan angka-angka. Dengan demikian hasil penelitian ini berisi analisis data yang sifatnya menuturkan, memaparkan, memberikan, menganalisis, dan menafsirkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kualitas SDM aparatur Kecamatan Katobu cukup baik namun bila dilihat dari kuantitas SDM aparatur Kecamatan Katobu serta sarana dan prasarana yang dimiliki masih belum memadai dibandingkan dengan jumlah penduduk Kecamatan Katobu, sehingga dalam mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat dan semakin kompleks dilakukan upaya pemberdayaan aparatur untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan ketentraman dan ketertiban. Pemberdayaan aparatur kecamatan meliputi perekrutan aparat, Pengembangan dan pembinaan aparat, memotivasi aparat, serta sistem pengawasan dan pemeriksaan yang efektif, sesuai dengan wewenang dan kemampuan yang dimiliki Pemerintah Kecamatan Katobu. Pemberdayaan aparatur kecamatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan ketentraman dan ketertiban berimplikasi terhadap ketahanan wilayah Kecamatan Katobu baik pada aspek ideologi, aspek politik, aspek ekonomi, aspek sosial budaya dan aspek pertahanan dan keamanan. Perlu dilakukan penambahan jumlah aparatur serta sarana dan prasarana pelayanan ketentraman dan ketertiban di wilayah Kecamatan Katobu karena dengan tersedianya sarana, prasarana yang memadai akan memberikan kemudahan bagi aparatur dalam bekerja sehingga pelayanan ketentraman dan ketertiban bisa lebih efektif.
This study aims to identify and understand more about the empowerment of Katobu district officials in improving the quality of service of peace and order, and security implications for the region. This study uses descriptive data in the form of words phrases, clauses, sentences or paragraphs and not the numbers. Thus the result of this study contains data analysis which was stated, explained, deliver, analyzed, and interpreted. Data collection techniques used was observation, interviews, and documentation. Results of this study showed that the quality of human resource at District Katobu was pretty good, but when viewed from the quantity of human resource, its facilities and infrastructure are still inadequate compared to the number of residents so in anticipation of the increasing needs and the more complex of the community, apparatus empowerment is able to improve the quality of service of peace and order. Empowerment of district personnel includes personnel recruitment, development and coaching personnel, motivating forces, as well as surveillance and inspection systems are effective, in accordance with the powers and capabilities of the District Government Katobu. Empowerment of district personnel in improving the quality of service of peace and order implications for the resilience of District Katobu were ideological aspect, political aspect, economic, cultural and social aspects of defense and security. It is necessary to increase the number of personnel and facilities from service of peace and order in the District Katobu due to the shortage of facilities, adequate infrastructure will provide facilities for personnel working in the service of peace and order so it can be more effective.
Kata Kunci : Pemberdayaan, Aparatur, Ketentraman dan Ketertiban, Ketahanan Wilayah