Laporkan Masalah

APLIKASI TEKNIK ARRAY UNTUK MENENTUKAN ARAH RUPTURE GEMPA TOHOKU, JEPANG 11 MARET 2011

DEASSY SISKA, Dr. rer. nat Wiwit Suryanto M.Si

2013 | Tesis | S2 Ilmu Fisika

Telah dilakukan penelitian menggunakan aplikasi teknik array untuk menentukan arah rupture gempa Tohoku, Jepang tanggal 11 Maret 2011, gempa terjadi pada pukul 05:46 UTC dengan Mw. 9,0 (episentrum pada 38,297oLU ; 142,372oBT). Data penelitian ini merupakan data rekaman dari lima stasiun dengan konfigurasi array menggunakan seismometer tiga komponen jenis short period yang dipasang di wilayah Sumatera Barat. Penelitian ini dimulai dengan menguji bentuk Array Response Function (ARF) dari array jenis Yellowknife dan ARCESS dan kemudian diaplikasikan pada array yang menjadi objek penelitian di Sumatera Barat dengan menggunakan menu warangps di perangkat lunak Geopsy. Data rekaman dianalisis dengan menggunakan metode beam forming dan analisis frekuensi bilangan gelombang (fk-analysis) melalui perangkat lunak Matlab 7.10 (R2010a) yang dapat menghasilkan arah rupture gempa Tohoku yang bergerak dari episenter mulai dari utara menuju timur yang ditunjukkan dengan pergerakan arah back azimuth dari 40,18o – 46,5o dengan nilai slowness berkisar antara 4 s/deg hingga 4,4 s/deg.

We conduct a study using array technique to determine the rupture direction of Tohoku earthquake, Japan on March 11, 2011 at 05:46 UTC with Mw 9.0 (epicenter at 38,297oN ; 142,372oE). The research data was recorded at five stations using three components seismometer short-period type, in West Sumatera. This research began with Array Transfer Function (ARF) configuration Yellowknife and ARCESS type of array and then for array at West Sumatera. We use the Warangps from Geopsy software. Further more we used beam forming methode for analize the Fk-movie with MATLAB 7.10 (R2010a) to track the rupture direction of Tohoku’s Earthquake. Based of our analysis the back azimuth of rupture is changing from 40.180 to 46.50 with slowness of 4 – 4.4 s/deg.

Kata Kunci : rupture, seismik array, array response function, back azimuth, slowness, beam forming.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.