MEKANISME TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER MELALUI JALUR HARGA ASET DI INDONESIA PERIODE 2002-2011
Puspitasari Wahyu Anngraeni, Prof. Dr. Insukindro, M.A.
2013 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui jalur harga aset pada saat dikeluarkannya dua kebijakan yang berbeda antara pemerintah dan otoritas moneter, di mana otoritas moneter menerapkan kebijakan kontraksi moneter dengan cara menurunkan rasio Loan to Value, sedangkan pemerintah menerapkan kebijakan yang ekspansif melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Vector Autoregression First Difference (DVAR) atau vector autoregression pada turunan pertama. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu suku bunga kredit jangka panjang, indeks harga perumahan, indeks harga saham gabungan, hot money, jumlah uang beredar, dan GDP dengan periode observasi dimulai pada tahun 2002:1 - 2011:12. Proses pembentukan DVAR dilakukan melalui serangkaian pengujian terhadap data penelitian. Pengujian tersebut antara lain uji stasioneritas, penentuan kelambanan optimum, uji kointegrasi, estimasi DVAR serta impulse response function dan variance decomposition. Hasil estimasi DVAR dapat menunjukkan adanya arah hubungan kausalitas antarvariabel penelitian. Berdasarkan hasil estimasi DVAR diketahui bahwa harga aset mempengaruhi jumlah uang beredar dan jumlah uang beredar mempengaruhi output. Hasil ini menunjukkan bahwa harga aset tidak secara langsung mempengaruhi output. Kebijakan moneter kontraksi yang diterapkan oleh otoritas moneter cukup efektif untuk mengantisipasi pemanasan ekonomi.
This study is aimed to identify the transmission mechanism of monetary policy through the issuance of asset prices at two different policy between the government and the monetary authorities, in which the monetary authority implements monetary policy by reducing the contractions of the Loan to Value ratio, while the government implements an expansionary policy through Liquidity Facility Program for Housing Finance The analytical tool used in this study is the Vector Autoregression First Difference (DVAR) or vector autoregression at first difference. The variables used in this study are a long-term mortgage interest rates, housing price index, stock price index, hot money, the money supply and GDP with the observation period starting in 2002:1 - 2011:12. The DVAR formation process is executed through a series of tests to study data. The tests include stationarity test, determination of optimum lags, cointegration test, the estimated DVAR and impulse response function and variance decomposition. DVAR estimation results may indicate a direction of causality between variables of the study. Based on the estimation DVAR is known that asset prices affect the money supply and the money supply affect output. These results suggest that asset prices do not directly affect output. Contraction monetary policy implemented by the monetary authority is effective enough to anticipate economic heating.
Kata Kunci : Mekanisme transmisi, Kebijakan moneter, DVAR