ANALISIS YURIDIS PADA PEMBUATAN AKTA JUAL BELI YANG DILAKUKAN DISAAT JUAL BELI DIBAYARKAN SECARA TIDAK LUNAS DIHADAPAN PPAT KABUPATEN SLEMAN DIY
ANINDITA, Ninik Darmini, S.H., M.Hum.
2013 | Tesis | S2 Magister KenotariatanTujuan penelitian yang berjudul “Analisis Yuridis Pada Pembuatan Akta Jual Beli Yang Dilakukan Disaat Jual Beli Dibayarkan Secara Tidak Lunas Dihadapan PPAT Kabupaten Sleman DIY†adalah untuk mengetahui alasan yang menyebabkan pembuatan Akta Jual Beli hak atas tanah yang dilakukan secara belum lunas dapat dibuat dihadapan PPAT di Kabupaten Sleman DIY dan akibat hukum mengenai pembuatan Akta Jual Beli hak atas tanah yang dilakukan secara belum lunas oleh PPAT Kabupaten Sleman DIY terhadap klien. Penulisan ini menggunakan metode yuridis normatif yang didukung dengan penelitian empiris, meskipun penelitian ini adalah yuridis normatif namun untuk mendukung data sekunder menjawab permasalahan dalam penelitian maka penelitian lapangan dilakukan untuk mendapatkan data primer yang mendukung penelitian ini. Seluruh data yang terkumpul dianalisa dengan metode kualitatif dan hasil data tersebut kemudian disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan alasan yang menyebabkan pembuatan Akta Jual Beli hak atas tanah yang dilakukan secara belum lunas dapat dibuat dihadapan PPAT di Kabupaten Sleman DIY beserta akibat hukum dari pembuatan akta jual beli tanah yang tidak sesuai dengan tata cara pembuatan akta PPAT adalah : Banyak PPAT yang diduga mengabaikan tata cara pembuatan akta jual beli yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada, hal ini disebabkan beberapa faktor diantaranya ketidakprofesionalan, rasa sungkan pada para pihak serta tingginya faktor persaingan tidak sehat antar sesama PPAT dalam hal pembuatan akta dalam menjalankan prakteknya saat membuatkan akta jual beli, yang kemudian nantinya menimbulkan akibat hukum yaitu akta PPAT dapat dapat batal demi hukum dikarenakan tidak terpenuhinya syarat obyektif yang termuat dalam Pasal 1320 KUH.Perdata atau akta PPAT dapat terdegradasi kekuatan pembuktiannya menjadi akta di bawah tangan yang dikarenakan adanya gugatan dari pihak ketiga yang dapat memanfaatkan hal ini untuk kepentingannya sehingga PPAT juga dapat diberhentikan dengan tidak hormat dari jabatannya..
Purpose of this research titled \"Juridical Analysis of The Making of Contract of Sale of Land Rights Deed When The Sale is Conducted in incompleted Payment Condition before PPAT in Sleman DIY\" is to determine the reasons that led to the creation the Deed of Contract of Sale of land rights which is done in an uncompleted payment before PPAT in Sleman Yogyakarta and legal consequences in the making of Contract of Sale of land right Agreement that is done in incompleted payment by PPAT Sleman DIY to the client. This research is a normative research that is supported with empirical research. Although this research is normative research, but, to support secondary data functioning to confirm facts associated with research objectives, a field research was needed to obtain primary data, then the collected data are analyzed by qualitative method and data results are then presented descriptively. The result of this research indicates that many PPAT neglect the procedure in making a contract of sale of the land rights which is not in accordance with existing regulations, this is due to several factors, including lack of professionalism, feeling embarrassed at the party as well as the high factors of unhealthy competition among fellow PPAT in the making of Contract of sale of the land right which then will lead to legal consequences which PPAT deed may be declared as null and void due to non-fulfillment of objective requirements contained in Section 1320 KUH.Perdata or the full strength of proof in PPAT deed can be degraded to an under hand deed due to a lawsuit from a third party that may use it for its interests so that PPAT can also dishonorably discharged from his position .
Kata Kunci : Akta Jual Beli, Jual Beli Tanah, Jual Beli Tidak Lunas, Pejabat Pembuat Akta Tanah.