BENTUK DAN FUNGSI SATUAN-SATUAN LINGUAL PINJAMAN DARI BAHASA INGGRIS PADA TEKS BERBAHASA INDONESIA DALAM RANAH OLAHRAGA
Ari Nurweni, M.A., Prof. Dr. Soepomo Poedjosoedarmo
2013 | Disertasi | S3 LinguistikPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan: 1) satuan-satuan lingual dari bahasa Inggris yang digunakan dalam teks bahasa Indonesia, 2) perubahanperubahan bentuknya, 3) memaparkan satuan-satuan lingual bahasa Inggris berdasarkan jenis olahraga 4) makna serta perubahan maknanya; dan 5) menjelaskan sebab-sebab satuan-satuan lingual tersebut digunakan serta fungsifungsi penggunaannya dalam teks bahasa Indonesia. Satuan-satuan bahasa Inggris diambil dari artikel olahraga dalam suratkabar berbahasa Indonesia tahun 2010 dan 2011, tiga buku berkaitan dengan olahraga, dan satu kamus istilah olahraga. Karena bentuk bahasa berkaitan erat dengan faktor internal bahasa itu sendiri dan faktor eksternal, data penelitian ini dianalisis secara deskriptif linguistik dan sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satuan lingual bahasa Inggris yang ditemukan dalam teks tulis berbahasa Indonesia meliputi kata, frasa, dan klausa dalam berbagai bentuk. Kata pinjaman dari bahasa Inggris yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu loanword, loandblend/hybrid, loanshift dan loan-translation. Kata-kata pinjaman tersebut mengalami perubahan ortografi dan bunyi bersyarat secara sebagian atau keseluruhan. Perubahan tersebut meliputi pergantian, penghilangan serta perpindahan grafem, dan penghilangan, penambahan serta penggantian bunyi. Perubahan-perubahan tersebut bukan karena ranah teksnya tetapi karena standarisasi. Sedangkan, perubahan-perubahan pada frasa dan klausa dari bahasa Inggris terutama pada unsur-unsurnya, yang berkurang dan berubah urutannya. Hasil penelitian ini juga menunjukkan meskipun adaptasi ortografis telah dilakukan, penyimpangan dari sistem kata bahasa Indonesia masih terjadi, seperti kata memiliki fonotaktik yang tidak lazim dalam bahasa Indonesia, kata tidak dilafalkan sebagaimana kata tersebut ditulis dalam bahasa Indonesia. Banyaknya dan jenis kata dan frasa bahasa Inggris yang digunakan dalam teks antara jenis olahraga yang satu dengan yang lainnya tidak sama. Variabel yang menentukan perbedaan meliputi negara asal olahraga, popularitas olahraga tersebut, kerumitan olahraga, penulis dan narasumber artikel olahraga, dan sumber tulisan. Pinjaman bahasa Inggris yang merupakan register olahraga digunakan untuk merujuk nama olahraga, olahragawan dan yan terlibat dalam olahraga, tempat dan perlengkapan olahraga, tindakan-tindakan olahraga, nomor kejuaraan, peraturan, penilaian serta hukuman, dan lembaga-lembaga olahraga. Perubahan makna kata pinjaman yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi kata polisemi berubah menjadi kata monosemi; kelas kata yang satu berganti ke kelas kata lainnya; makna bertambah, makna redundan, dan makna bergeser. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa beberapa makna pinjaman dari bahasa Inggris yang sering muncul dalam teks bahasa Indonesia dalam ranah olahraga belum tercakup dalam KBBI 2008. Sebab-sebab peminjaman satuan bahasa Inggris dalam teks tulis bahasa Indonesia yaitu adanya kesenjangan leksikal karena masuknya budaya asing, istilah dalam bahasa Inggris telah dikenal luas, kutipan langsung, sumber wacana berbahasa Inggris, pendamping istilah-istilah bahasa Inggris yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, pengetahuan bahasa Inggris dan sikap penutur terhadap bahasa Inggris. Pinjaman darai bahasa Inggris yang merupakan register olahraga terutama digunakan untuk menamai jenis olahraga, pemain serta orang yang terlibat dalam olahraga, tempat dan alat, kejuaraan, aturan, penilaian, hukuman, dan klub olahraga. Adapun fungsi pinjaman dari bahasa Inggris dalam pada teks berbahasa Indonesia dalam ranah olahraga meliputi fungsi ekspresif, conative, referensial, fatis, puitis, dan metalinguistik. Pinjaman dari bahasa Inggris bisa tidak terkendali bila penutur bahasa Indonesia terlalu berlebihan menggunakan bahasa Inggris dalam wacana bahasa Indonesia, tidak berusaha menggunakan bahasa Indonesia semaksimal mungkin, dan memaksakan menggunakan bahasa Inggris meskipun sebenarnya konteknya tidak mengharuskan penggunaan bahasa Inggris. Pinjaman bahasa Inggris yang bentuknya tidak sesuai dengan sistem bahasa Indonesia dapat mengacaukan sistem bahasa Indonesia, dan pada akhirnya hal ini akan menghapus ciri bahasa Indonesia
This study aimed at describing 1) linguistic units from English in Indonesian texts of sports, 2) their orthographical changes, 3) the linguistic units by kinds of sports, 4) their meanings and changes, and 5) explaining reasons and functions of their uses. The linguistic data were taken from sport articles in an Indonesian newspaper of 2010 and 2011, three Indonesian books of sports and one Indonesian-English dictionary of sport terms. Since forms of linguistic units are determined by their internal linguistic contexts and their external contexts, the linguistic data were linguistically and sociolinguistcally analized. The results showed that linguistic units borrowed from English in the Indonesian texts included words, phrases and clauses of different types. The borrowed words found in this study including loanword, loandblend and loanshift experienced conditionally orthographical and phonemic changes partially or totally through alterations, ommission and mutation of graphemes, and ommision, addition as well as modification of sounds. The orthographical changes were not due to the domain of the texts but standardization. Whereas, the changes of the English phrases and clauses were mainly on their components, that were reduced and changed their order. The result of this study also showed that although some adaptation to the system of Indonesian words has been made, some deviation from the system still emmerged, such as some loanwords not pronounced normally as the words written in such graphemes in Indonesian, having phonotactics uncommon in Indonesian words. Semantic changes experienced by English loanwords in this study were words with polysemy changed into monosemy, word classes changed, meanings extended, meanings redundant, meanings shifted, and plural meanings changing into singular meaning. This study also revealed the meanings of some borrowings frequently reflected in the Indonesian texts were not covered in KBBI 2008. The reasons for using the borrowings were lexical gaps due to the arrival of foreign culture, well-known English terms, direct quotations, texts from foreign sources, apposition of English terms translated into Indonesian, the speakers’ English knowledge and attitude towards English. English borrowings of sport registers were mainly used to designate kinds of sports, people involved in sport, sport arena and instruments, sport actions, sport championship, rules, scoring, penalty, and sport clubs. The borrowings held expressive, conative, referential, phatic, poetic, and metalinguistic functions in Indonesian texts of sports. English borrowings in Indonesian can be uncontrolled if the Indonesian speakers are too tolerant to use English in their Indonesian texts, effortless in using Indonesian, and imposing to use English even though the components of the speech act do not dictate them to use it. The borrowings whose forms do not conform to Indonesian linguistic systems may disrupt the Indonesian linguistic system, and this will ultimately erase Indonesian characteristics.
Kata Kunci : pinjaman, adaptasi ortografis, perubahan makna, fungsi pragmatis