Laporkan Masalah

DAMPAK BANTUAN TUNAI BERSYARAT PADA TINGKAT KEHADIRAN SISWA DI SEKOLAH Studi: Program Keluarga Harapan (PKH) di DKI Jakarta, 2012

KHAIRY RIFQY, Dr. Akhmad Makhfatih, M.A.

2013 | Tesis | S2 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan

Kemiskinan adalah fenomena dunia yang mempunyai banyak sekali dimensi, faktor rendahnya pendidikan juga dapat dilihat sebagai penyebab kemiskinan. Faktor pendidikan menyebabkan indvidu yang miskin tidak dapat keluar dari kemiskinannya. Individu tersebut tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak dengan pendapatan yang cukup. Penanggulangan kemiskinan menjadi target utama kebijakan pemerintah di beberapa negara berkembang. Untuk memenuhi hal tersebut, pemerintah Indonesia menciptakan program-program yang berpihak kepada masyarakat miskin, salah satunya bernama Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini termasuk ke dalam jenis bantuan tunai bersyarat, PKH direncanakan berjalan hingga tahun 2015, dan menargetkan untuk menyentuh 6,5 juta Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). Penelitian ini fokus terhadap dampak PKH terhadap kemiskinan melalui intervensi pendidikannya. Hasil dari regresi logistik menunjukkan bahwa Anak yang berasal dari keluarga penerima PKH memiliki kecenderungan 9 kali lebih besar untuk hadir di sekolah dibandingkan dengan anak yang berasal dari keluarga bukan penerima PKH. PKH sebaiknya diteruskan atau bahkan diperpanjang terbukti memberikan hasil postif terhadap tingkat kehadiran siswa di sekolah. Hal ini diharapkan dapat mendorong tercapainya tingkat pendidikan yang layak bagi anak-anak yang berasal dari RTSM penerima bantuan.

Poverty is a worldwide phenomenon that has a lot of dimensions, lack of education can also be seen as a cause of poverty. Education factors causing someone could not get out of poverty chain, he could not get a decent job with enough income. Poverty reduction became the main target of government policy in some developing countries. To meet this, the Indonesian government created programs that pro-poor, its name is Program Keluarga Harapan (PKH). This program appertain to the type of conditional cash transfers, PKH is planned to run until 2015, and is targeting to touch 6.5 million poor households. This study focused on the impact of PKH on poverty through its educational interventions. Logistic regression showed that children who come from families receiving PKH has a tendency 9 times more likely to attend school than children who come from families not receiving PKH. This program should be continued or extended even more, it proven to provide positive results on the level of school attendance. This is expected to encourage the achievement of a decent level of education for children who come from PKH beneficiaries.

Kata Kunci : bantuan tunai, PKH, kemiskinan, pendidikan, tingkat kehadiran, regresi logistik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.