Laporkan Masalah

PEMETAAN PARTISIPATIF DAN PENILAIAN KAPASITAS MASYARAKAT PADA DAERAH TERKENA DAMPAK BENCANA ANGIN PUTING BELIUNG DI WILAYAH PESISIR SELATAN KABUPATEN PURWOREJO

RUDIONO, Prof. Dr. H.A. Sudibyakto, M.S

2013 | Tesis | S2 Geo-Informasi untuk Manajemen Bencana

Pesisir selatan Purworejo merupakan daerah yang sering terlanda angin puting beliung. Pada tahun 2008 angin kencang terjadi hingga merobohkan sejumlah pohon dan menerbangkan atap rumah puluhan warga. Kapasitas masyarakat menghadapi bencana angin puting beliung di lokasi penelitian perlu dinilai terlebih dahulu agar dapat menjadi bahan evaluasi kebijakan untuk penanganan bencana. Penelitian ini berupaya untuk melakukan pemetaan daerah terdampak dan menilai kapasitas masyarakat terhadap bencana angin puting beliung. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah pemetaan partisipatif bersama anggota masyarakat yang dilanjutkan dengan pemetaan berjalan secara terestrial. Interpretasi citra satelit juga dilakukan untuk melihat kondisi wilayah sebelum melakukan pemetaan berjalan. Untuk mendapatkan variasi tingkat persepsi dan kapasitas masyarakat pada lokasi penelitian dilakukan pengharkatan terhadap pernyataan sikap masyarakat berdasarkan skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebaran daerah terlanda angin puting beliung tahun 2008 seluas 0,95 km2 tidak merata, dengan populasi objek terkena dampak terbanyak di Desa Ukirsari. Arah angin berasal dari barat daya ke timur laut. Panjang daerah yang dilintasi angin puting beliung tahun 2008 mencapai 4,30 km. Kekuatan angin mencapai skala Beaufort 9. Curah hujan harian maksimum berdasarkan bulan dengan jumlah kejadian angin puting beliung menunjukkan ada keterkaitan positif. Tingkat persepsi masyarakat terhadap angin puting beliung tergolong sedang. Tingkat kapasitas masyarakat menghadapi bahaya angin puting beliung tergolong tinggi. Hasil penelitian ini juga ditampilkan kedalam basis data sistem informasi berbentuk webGIS yang bernama Sistem Informasi Manajemen Dampak Puting Beliung.

Southern coastal of Purworejo is an area that is often devastated by cyclones. In 2008 high winds occured up to knock down some trees and roofs off dozens of homes. The capacity of community to cyclones disasters at the sites needs to be assessed prior to the subject evaluation of disaster management policy. This study seeks to map affected areas and assess the community capacity to cyclones disasters. The method used in this research is participatory mapping with members of community who continued with the mapping run. Interpretation of satellite imagery is also done to see the condition of the area prior to the mapping run. To get varying levels of perception and capacity of research sites are conducted scoring to the public statement by Likert scale. The Result of this research showed that the distribution area was devastated by cyclones in 2008 covering an area of 0.95 km2 is uneven, with most affected population of objects in Ukirsari Village. The wind direction comes from the southwest to the northeast. Length regions crossed by cyclones in 2008 reached 4.30 km. Beaufort scale of wind force reaches 9. The maximum daily rainfall by month by the number of cyclones events showed positive association. The level of public perception about cyclones is classified as moderate. The level of community capacity in facing cyclones hazard is high. The result of this research is also analyzed using information system database WebGIS named Sistem Informasi Manajemen Dampak Puting Beliung.

Kata Kunci : angin puting beliung, pemetaan partisipatif, kapasitas masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.