Laporkan Masalah

ANALISIS PENYELESAIAN KREDIT BERMASALAH PT XYZ DI BANK \"A\"

Samuel Eben Ezer Tamba, Prof. Dr. Jogiyanto Hartono M., M.B.A., CMA.

2013 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Adanya krisis ekonomi dan moneter di Indonesia pada kurun waktu 1997- 1998 dan krisis Amerika di tahun 2008 yang merambat ke krisis Eropa hingga saat ini telah mendorong Bank Indonesia untuk semakin memperketat persyaratan yang harus dipenuhi oleh perbankan serta meminta setiap bank untuk memberikan perhatian khusus pada kredit bermasalah sehingga tidak terjadi hambatan dalam kegiatan operasionalnya. Bank “A” sebagai salah satu Bank campuran di Indonesia berupaya menurunkan prosentase kredit bermasalahnya. Salah satu debitur yang termasuk dalam kredit bermasalah di Bank “A” adalah PT XYZ yang bergerak dalam bidang industri minyak pelumas. PT XYZ sebelumnya pernah direstrukturisasi, namun kemudian kembali tidak mampu untuk memenuhi kewajibannya kepada Bank “A.” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang menyebabkan skema restrukturisasi kredit PT XYZ gagal serta faktorfaktor kritis apa saja yang menyebabkan PT XYZ tidak mengalami kemajuan dalam bisnisnya. Penulis juga menganalisa dan merekomendasikan penyelesaian yang dapat dilakukan oleh Bank “A” untuk meminimalkan risiko yang ada. Untuk mengidentifikasi faktor-faktor tersebut diatas, penulis menggunakan metoda studi lapangan baik melalui observasi dan wawancara serta melakukan studi kepustakaan. Sedangkan untuk menganalisa kondisi keuangan perusahaan, penulis menggunakan analisis rasio keuangan berupa analisis rasio likuiditas, analisis rasio solvabilitas, analisis rasio aktivitas, analisis rasio profitability, dan analisis Altman Z-score. Selain itu, penulis juga menghitung present value (PV) dari beberapa alternatif yang dapat digunakan oleh Bank “A” untuk mengetahui alternatif penyelesaian terbaik atas kredit bermasalah tersebut.

The economy and monetary crisis in Indonesia during the period of 1997- 1998 and the US crisis in 2008 which spreads to Europe until present day has encouraged Bank Indonesia to tighten the requirements that need to be met by banks, and to advise each bank in providing exclusive attention to credit problems in order to eliminate any possible obstacles in its operation. Bank “A”, being as one of Joint Venture banks in Indonesia, is trying to minimize its credit problems percentage. One of the debtors in Bank “A” that experiences credit problem is PT XYZ, a company engaged in the lubricants industry. PT XYZ had previously been restructured, but then again is unable to fulfill its obligations to Bank “A.” The purpose of this research is to identify any factors that led to the failure of PT XYZ credit restructuring scheme and any critical factors that caused PT XYZ business being stagnant in terms of progress. The author also analyzes and recommends solutions for Bank “A” to minimize the risk. In order to identify the factors stated above, the author uses field research method by performing observation and interview, and also literature research method. Meanwhile, in order to analyze the company’s financial condition, the author applies financial ratio analysis i.e. liquidity ratio analysis, solvability ratio analysis, activity ratio analysis, profitability ratio analysis, and Altman Z-score analysis. Furthermore, the author also calculate the present value (PV) of some possible alternatives which can be utilized by Bank “A” to find out the best alternative solution for the credit problems.

Kata Kunci : Kredit bermasalah, restrukturisasi, analisis rasio keuangan, debt to asset swap, loan haircut, loan discount


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.