RENCANA PENINGKATAN NILAI JUAL SALAK MELALUI PENDEKATAN NINE BUILDING BLOCKS SEBAGAI IMPLEMENTASI SOCIAL ENTREPRENEURSHIP (Studi pada Komunitas Petani Salak Turi Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta)
Rizki Meilia, Risa Virgosita, S.E., M.Sc
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenIndonesia adalah negara agraris di mana sub sektor hortikultura adalah salah satu industri yang memiliki potensi yang sangat besar. Data eksisting yang ada menunjukkan bahwa buah lokal memiliki kesulitan untuk berkompetisi dengan buah impor khususnya ditinjau dari tiga aspek seperti acceptability, affordability dan availability. Rendahnya penyerapan buah lokal jika dibandingkan dengan buah impor menyebabkan petani sebagai produsen dan sektor hulu dari industri buah-buahan memiliki bargaining power yang lemah, sehingga menyebabkan kesejahteraan petani menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui rencana peningkatan nilai jual salak guna meningkatkan kesejahteraan petani di Turi Sleman Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan social entrepreneurship. Obyek penelitian terdiri dari komunitas petani salak di Desa Bangunkerto Kecamatan Turi Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi langsung di Turi Sleman dan melakukan interview dengan komunitas terkait yaitu humas komunitas petani salak sebagai perwakilan dari komunitas petani salak. Interview yang dilakukan menggunakan panduan konsep SWOT dari Ostewalder dan Pigneur (2010). Hasil dari observasi dan wawancara tersebut digunakan sebagai dasar untuk merumuskan model bisnis eksisting serta sebagai dasar analisis konsep SWOT. Hasil analisis SWOT tersebut kemudian dijadikan dasar untuk melakukan perubahan terhadap model bisnis eksisting. Blue ocean strategy digunakan untuk membantu menciptakan inovasi serta mengeliminasi elemen-elemen model bisnis yang dianggap tidak efektif dan efisien. Konsep perbaikan terhadap model bisnis eksisting dengan menciptakan produk baru dari salak dengan branding tertentu serta kemasan yang menarik terbukti secara signifikan meningkatkan nilai jual salak serta kesejahteraan dari petani salak itu sendiri. Solusi dari bisnis model baru yang dibuat diharapkan dapat menjadi alternatif penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh petani salak di Turi Sleman, Yogyakarta.
Indonesia is an agricultural country where the horticultural sub-sector is one of the industry with huge potential. Existing data suggest that local fruit native to Indonesia have difficulty to compete with imported fruit when viewed from the aspect of acceptability, affordability and availability. The absorption of the product is low when compared with imported fruit affecting the bargaining power of farmers as producers of local fruit, especially salak which is the object of research. This study aims to make a plan for increasing the value of salak itself which is needed to improve the welfare of the farmers in Turi Sleman using social entrepreneurship concept. The object of the study consists of salak community farmers in Bangunkerto Village in Turi Sleman Yogyakarta. This study was conducted by direct observation in the field and doing interview with the representation of the salak community farmers using concept SWOT guidelines of Osterwalder and Pigneur (2010). The results of the observations is used to formulate the existing business model and as the basis for data analysis for SWOT concept. The plan for increasing the value of salak have changed every element of the existing business model. Blue Ocean Strategy help to create the innovation for the existing business model and eliminate the element which is not effective and efficient in the existing business model. The new improvement business model with blue ocean strategy concept shows that new product with branding and interesting design of packaging would increase the value of the new product significantly. The new business model with the new concept hopely could help the farmers for increasing the value of salak and the welfare of the farmers in Turi Sleman, Yogyakarta.
Kata Kunci : social entrepreneurship, nine building blocks, analisis SWOT, blue ocean strategy, business model canvas, produk baru, branding, salak