Laporkan Masalah

PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KEINGINAN BERPINDAH DENGAN VARIABEL PUSAT PENGENDALIAN LUAR DAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI MODERASI

Ludi Achmad, Ely Susanto, SIP., MBA., Ph.D.

2013 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Karyawan yang memiliki keinginan berpindah telah menjadi masalah yang sangat penting bagi organisasi. Ketika karyawan telah mewujudkan keinginan berpindahnya dan keluar dari perusahaan, maka hal ini akan memberikan dampak serius bagi perusahaan. Tingkat perpindahan kerja karyawan yang tinggi pada perusahan akan semakin banyak menimbulkan berbagai potensi biaya. Biaya pencarian karyawan pelatihan yang sudah diinvestasikan pada karyawan, tingkat kinerja yang mesti dikorbankan, maupun biaya dan pelatihan kembali. Penelitian in bagaimana i bertujuan untuk mencari tahu hubungan antara kepuasan kerja dan yang keinginan berpindah dengan dihubungkan variabel ada 87 sample dan moderasi pusat pengendalian luar dan persepsi dukungan organisasi. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu perusahaan pelayaran di Jakarta. Data yang diperoleh S telah memenuhi uji reliabilitas, validitas dan uji asumsi. diambil adalah karyawan yang ampel karyawan yang Management Trainee telah mengikuti Untuk memperoleh data digunakan kuesioner tertutup . dengan enam skala likert. Kepuasan kerja diukur dengan alat penelit yang dikembangkan oleh ian Hackman dan Oldham (1975). Keinginan berpindah diukur menggunakan Bluedorn (1982). alat ukur menggunakan Pusat pengendalian luar Paul alat penelitian E. Spector (1988). menggunakan Persepsi dukungan organisasi Susskind dkk. (2000) alat penelitian Eisenberger dkk. (1990) dan . Ada tiga hipotesa dalam penelitian ini, hipotesa pertama menggunakan regresi linear sedangkan hipotesa kedua dan ketiga menggunakan analisa moderated regression analysis (MRA). Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa hubungan negatif dan signifikan antara kepuasan kerja dan keinginan berpindah diperkuat oleh variabel moderasi pusat pengendalian luar yang kuat dan persepsi dukungan organisasi yang kuat.

’ Employee s turnover has become an important issue for a company. It will become a serious problem for a company when its employee leave for other company. A high turnover rate in a company will increase its costs such as: rec ruitment costs, training costs and performance rate that must be sacrificed. The ’ purpose of this study is to find out the relationship between job satisfaction and employee s turnover intention related with moderating variables external locus of control and perceive organizational support. In this research there. This study was conducted in one of the shipping company in Jakarta. was 87 samples and have met test reliability, validity and test Sam assumptions. ples is an employee who has been following Management Trainee Program. To obtain the data, this research used closed questionnaires with six likert of scale. Job satisfaction was measured with an instrument developed by Hackman and Oldham (1975). Turnover intention was measured with an instrument developed by Bluedorn (1982). External locus of control was measured with an instrument developed by Paul E. Spector (1988). Perceived organizational support was measured with an instrument developed by Susskind dkk. (2000) and Eisenberger dkk. (1990). The results of this study show that there is a negative and significant relationship between job satisfaction and the turnover intention strengthened by strong moderating variables external locus of control and strong perceived. In partial organizational support. external locus of control and the perceive organizational support had a negative relationship with the turnover intention. Strong of external locus of control will reduce turnover intention. Strong of perceived organizational support will reduce turnover intention.

Kata Kunci : kepuasan kerja, keinginan berpindah, pusat pengendalian luar, persepsi dukungan organisasi, variabel moderasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.