KOMITMEN MANAJER DALAM PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT DR. SARDJITO YOGYAKARTA
AGUS DARMAWAN, Prof. Dr. dr. Adi Heru Sutomo, M.Sc., D.Comm.Nutr., DLSHTM., PKK.
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan KerjaLatar Belakang: Rumah sakit menjadi sarana pelayanan kesehatan yang mempunyai resiko terjadinya kecelakaan pada pasien, pekerja dan pengunjung rumah sakit. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) harus diselenggarakan di semua tempat kerja yang beresiko atau mempunyai karyawan paling sedikit 100 orang. RSUP Dr. Sardjito merupakan rumah sakit Kelas A yang telah menyelenggarakan K3. Pihak manajemen selaku pengelola rumah sakit harus berkomitmen dalam pelaksanaan K3 di RSUP Dr. Sardjito. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus (case study) dengan subyek penelitian Direktur SDM dan Diklit, Kepala Unit K3, Ketua Sub Bidang dalam Unit K3, dan pekerja yang sudah dan belum mendapat pelatihan K3 di RSUP Dr. Sardjito. Instrumen penelitian ini menggunakan panduan wawancara untuk melakukan wawancara mendalam dan lembar check list untuk melakukan survei. Hasil Penelitian: RSUP Dr. Sardjito telah melaksanakan K3 sejak tahun 1995 dan terus berkembang hingga sekarang menjadi sebuah unit sendiri di rumah sakit. Secara keseluruhan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja sudah baik di RSUP Dr. Sardjito. Akan tetapi dukungan dari aspek penganggaran masih belum maksimal. Komitmen manajemen terkait penganggaran sudah ada, tetapi belum maksimal karena tidak semua program kerja yang direncanakan terlaksana karena terkendala dana. Komitmen pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja dari aspek kebijakan ditunjukkan dengan adanya kebijakan serta ikut berperan aktif dalam pelaksanaan dan pengawasan kebijakan tersebut. Komitmen dari aspek sarana dan prasarana ditunjukan dengan disediakannya SDM dan fasilitas berupa ruang kerja, serta peralatan untuk menunjang operasional pelaksanaan. Kesimpulan: Manajer di RSUP Dr. Sardjito berkomitmen dalam pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja secara keseluruhan yang ditunjukan melalui kebijakan serta sarana dan prasarana pendukung dalam pelaksanaan K3. Namun, dukungan dari aspek penganggaran masih belum maksimal.
Background: Hospitals facilities has a risk to develop accidents to patients, employees and visitors of the hospital. Occupational Health and Safety (OHS) must be implemented in all workplaces where there are employees are at risks. Dr. Sardjito Hospital is a Class A hospital that has hosted OHS. The management of hospital must be committed in the execution of OHS inside Dr. Sardjito Hospital. Methods: This is a qualitative research with case study design. The subject of this research is Research and Education and Human Resource Director, Head of Occupational Health and Safety Unit, Head of Sub Division in Unit Occupational Health and Safety and workers who have and have not received training in the Hospital of Dr. Sardjito. This Research instrument using an interview guide to conduct in-depth interviews and sheet check list to conduct the survey. Results: Dr. Sardjito Hospital has implemented safety and health since 1995 and continues to grow until now had been own a Unit of Occupational Health and Safety in the hospital. Overall the implementation of occupational safety and health has been good in the department of Dr. Sardjito. However, the support of aspects of budgeting is not maximal. Commitments of management related budgeting already exist, but have not maximal. It seems because of not all of the work program planning carried out because of constrained in funding. Commitment to the implementation of occupational health and safety policy aspects indicated by the policy and activelly participate in the implementation and monitoring of policy. Commitment of infrastructure aspects indicated by the availability of human resources and facilities such as work space, and equipment to support the operational of implementation. Conclusion: The manager commitment related to the Dr. Sardjito Hospital in the implementation of Occupational Health and safety as a whole are shown through policies and supporting facilities and infrastructure in the implementation of safety and health. However, the support of aspects of budgeting is not maximized.
Kata Kunci : Komitmen Maneger, K3, Rumah Sakit