EFEK LATIHAN PASRAH DIRI TERHADAP KEKUATAN GENGGAM TANGAN PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK DENGAN SIMPTOM DEPRESI
dr. Yunanto Dwi Nugroho, dr. Agus Siswanto, Sp.PD, K-Psi
2013 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSLatar Belakang. Pasien dengan PPOK mempunyai risiko tinggi depresi yang meningkatkan risiko kematian. Intervensi untuk depresi dan ansietas pada PPOK meliputi terapi farmakologis dan non-farmakologis. Latihan pasrah diri adalah suatu metode yang memadukan antara relaksasi dan dzikir, dimana timbulnya respons relaksasi diharapkan mampu memperbaiki gejala stress ataupun gejala depresi. Perbaikan depresi akan meningkatkan kekuatan fisik yang ditunjukkan dengan perbaikan kekuatan genggam tangan. Tujuan. Menentukan berapa besar efek perbaikan hasil kekuatan genggam tangan setelah mendapatkan latihan pasrah diri pada penderita PPOK dengan gejala depresi dibandingkan kontrol. Metode. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimental yang dilakukan pada penderita PPOK di poliklinik paru RS Sardjito Yogyakarta dan BP4 di wilayah kota Yogyakarta. Dari pasien PPOK dilakukan penapisan menggunakan skor BDI dengan nilai batas 10 poin. Kekuatan genggam tangan diperiksa menggunakan takei handgrip pada kedua tangan. Hasil. Didapatkan hasil sebanyak 18 orang penderita PPOK dengan simptom depresi dengan jumlah penderita laki – laki sebanyak 10 orang dan wanita sebanyak 8 orang. Rerata usia subyek penelitian adalah 52,22 + 13,33 tahun. Kekuatan genggam tangan rerata subyek adalah 19,90 + 4,99 kg dengan skor BDI (Beck depression Index) adalah 20,83 + 8,37 poin. Dari pemeriksaan kekuatan genggam tangan antara kelompok LPD dan kontrol didapatkan perbedaan yang tidak bermakna yaitu masing – masing 3,17 + 1,94 kg dan 1,28 + 2,27 dengan rentang kepercayaan 95% antara - 3,99 – 0,23 dan nilai p = 0,070. Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan pasrah diri dapat memperbaiki kekuatan genggam tangan melalui perbaikan skor depresi walaupun secara statistik tidak bermakna.
Background. Patients with COPD have a higher risk of depression and increases the risk of death. Interventions for depression and anxiety in COPD include pharmacological and non-pharmacological therapy. Latihan Pasrah Diri (LPD) is a method that combines the relaxation and remembrance, where the onset of the relaxation response is expected to improve the symptoms of stress or depression symptoms. Improvement of depression will increase the physical strength as indicated by the improvement of hand grip strength. Objective. To determine the effect of hand grip strength improved results after getting LPD in patients COPD with depressive symptoms than controls. Method. This study is a quasi-experimental study conducted to patients with COPD in the lung clinic of Sardjito hospital and BP4 in the Yogyakarta. Scrutiny of COPD patients using the BDI score 10 points with a value limit. Test of a hand grip strength in both hands using takei handgrip. Results. There are 18 people COPD with symptoms of depression consist of 10 men and 8 women. The mean age of subjects was 52.22 + 13.33 years. The mean hand grip strength was 19.90 + 4.99 kg with BDI (Beck Depression Index) scores was 20.83 + 8.37 points. From examination of the hand grip strength between LPD and control groups found no significant differences which is 3.17 + 1.94 and 1.28 + 2.27 kg respectively with 95% confidence ranges between -3.99 - 0.23 with p-value = 0.070. Conclusion. This study concluded that LPD can improve hand grip strength through improvement of depression scores although were not statistically significant.
Kata Kunci : PPOK, Depresi, LPD, Kekuatan Genggam Tangan