Laporkan Masalah

EVALUASI PENENTUAN BIAYA PEROLEHAN ASET TETAP DINAS PENDIDIKAN KOTA YOGYAKARTA

AGUS SETIYAWAN, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A.

2013 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesesuaian penyajian biaya perolehan aset tetap Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta pada laporan keuangannya dengan peraturan perundangan yang berlaku dan menemukan faktorfaktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yaitu meneliti secara mendalam proses yang berlaku dalam menentukan biaya perolehan yang melibatkan beberapa pihak dari entitas yang berbeda sejak dari tahap penganggaran, pelaksanaan dan pelaporan. Metode evaluasi yang digunakan adalah logic pattern matching method, yaitu dengan membandingkan antara kondisi yang sebenarnya terjadi/ dilaksanakan dengan kondisi yang ideal sesuai dengan peraturan yang berlaku. Biaya perolehan aset tetap Dinas Pendidikan yang dilaporkan baik pada Neraca SKPD maupun Neraca Pemerintah Daerah selama ini belum sesuai dengan konsep biaya perolehan sesuai PP Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Melihat peraturan yang berlaku, dapat diketahui bahwa penentuan biaya perolehan sebenarnya telah dimulai sejak proses penganggarannya dengan menambahkan anggaran belanja yang mendukung perolehan pada anggaran harga belinya. Dengan analisis data kuantitatif anggaran dan realisasi belanja modal serta analisis kualitatif dengan kategorisasi, sintesisasi dan penyusunan hipotesis kerja, dapat disimpulkan bahwa praktik penganggaran belanja modal yang memisahkan anggaran belanja pendukung ke dalam belanja pegawai dan belanja barang dan jasa, pengaggaran pada SKPD yang terpisah, pembatasan unsur biaya pembentuk biaya perolehan dengan tujuan kemudahan, tidak adanya format dokumentasi baku serta sumber daya manusia yang belum memadai menjadi penyebab belum sesuainya penyajian biaya perolehan aset tetap dengan peraturan yang berlaku.

This research is aimed to assess appropriateness of acquisition cost of fixed assets presentation in Educational Agency of Yogyakarta municipality in its financial statement with the prevailing laws and regulations and find the influencing factors. This research is a qualitative research with study case approach that is a research that studies prevailing process in determining acquisition cost involving some parties from different entities from the stage of budgeting, implementation until reporting. The method of evaluation used is logic pattern matching method that is by comparing the actual condition/ real condition and the ideal condition according to the prevailing regulation. The acquisition cost of the fixed assets owned by Educational Agency which is reported, either in SKPD balance or Local Government balance so far is not appropriate with the concept of acquisition cost according to Government Regulation Number 24/2005 regarding Governmental Accounting Standards. Considering prevailing regulation, it can be found that the determination of acquisition cost actually has been started since the process of budgetting by adding expenditure budget that supports acquisition in the budget of buying price. With quantitative data analysis on budget and realization of the capital expenditure as well as qualitative analysis with categorization, synthesization and arrangement of work hypothesis, can be concluded that practice of budgeting of capital expenditure that separates the supporting expenditure budget within employee expenditure and goods and services expenditure, budgeting in separated SKPD, limitation of the element of cost forming acquisition cost with the aim for ease, unavailability of standard documentation format as well as insufficient human resources become the cause of inappropriateness of the presentation of acquisition cost of fixed assets with the prevailing regulations.

Kata Kunci : belanja modal, aset tetap, biaya perolehan, penganggaran


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.