ANALISIS DAYA SAING JAHE INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL
RYANTO SENNA, Prof. Dr. Ir. Dwidjono H.D, M.Sc
2013 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui struktur pasar komoditas dunia (2) mengetahui daya saing komoditas jahe dunia dan daya saing komoditas jahe Belanda, china, India, Thailand (3) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing komoditas jahe Indonesia. Metode dasar penelitian ini adalah analilsis deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder runtut waktu selama 30 tahun dari tahun 1981-2010. Data diperoleh dari Food Agriculture Organization (FAO) dan World Bank yang diakses melalui penelusuran fasilitas internet. Metode analisis yng digunakan adalah Hirschman Herfindahl Index dan Concentration Ratio untuk mengetahui struktur dan dan pangsa pasar komunitas jahe dunia, Revealed Comparative Advantage untuk mengetahui daya saing komoditas jahe Indonesia dan daya saing komoditas jahe negara pesaing (Belanda, China, India, Thailand), dan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing jahe Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pasar jahe dunia memiliki konsentrasi tinggi dengan bentuk pasar dominan dan China sebagai penguasa pangsa pasar jahe dunia. Komoditas jahe Indonesia memiliki daya saing namun masih jauh di bawah daya saing India dan China, sedangkan daya saing jahe Thailand dan Belanda berada di bawah daya saing jahe Indonesia. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap daya saing jahe Indonesia adalah harga jahe Indonesia, rasio produksi jahe, dan nilai ekspor jahe Indonesia; sedangkan harga jahe dunia, nilai tukar rupiah terhadap US$, dan dummy krisis merupakan faktor-faktor yang tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap daya saing jahe Indonesia.
This study aims to (1) determine the international market structure of ginger (2) determine the competitiveness of Indonesian ginger and the competitiveness of Deutschland, China, India, and Thailand ginger (3) determine the affecting factors of competitiveness of Indonesian ginger. The basic method used for this study is descriptive analysis. The data used is 30 years secondary data from 1981 – 2010. This data obtained from Food and Agriculture Organization (FAO) and World Bank that can be accessed by internet. The analysis method used are Hirschman Herfindahl Index and Concentration Ratio to determine the international market structure and the market share of ginger, Revealed Comparative Advantage to determine the competitiveness of Indonesian ginger and the competitiveness of competitor gingers (Deutschland, China, India, and Thailand), multi-linear regression analysis to determine the affecting factors of competitiveness of Indonesian ginger. The result showed that the international market structure of ginger has high concentration with dominant firm structure and China as the international market authorities. It means that Indonesia is only a price taker in the international trade of ginger. Indonesian ginger has competitiveness in international market but it’s still far below the competitiveness of Indian and Chinese ginger, while competitiveness of Thailand and Dutch ginger are still below the competitiveness of Indonesian ginger. The significant factors for affecting the competitiveness of Indonesian ginger are Indonesian ginger price, production ratio of ginger, and the Indonesian ginger value of export. International price of ginger, the exchange rate of rupiah to US$, and dummy crisis are not significant factor for affecting the competitiveness ginger.
Kata Kunci : daya saing, ekspor, jahe, struktur pasar