PERUBAHAN KONTRIBUSI USAHATANI JARAK PAGAR PADA PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN SAPTOSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL
BAKDIYATI, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.
2013 | Tesis | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kelayakan usahatani jarak pagar (2) Mengetahui perubahan kontribusi usahatani jarak pagar pada pendapatan rumah tangga petani (3) Menganalisis tingkat kemiskinan rumah tangga petani jarak pagar. Metode dasar penelitian ini adalah analitis deskriptif, penentuan responden ditentukan secara snow ball sampling yaitu pengambilan sampel berikutnya berdasarkan informasi dari sampel petani sebelumnya yang terdiri dari 30 petani jarak pagar di desa Kanigoro dan Monggol Kecamatan Saptosari. Analisis data dilakukan dengan analisis tabel, persentase kontribusi, dan indikator kemiskinan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Usahatani jarak pagar masih layak untuk diusahakan dan dikembangkan dengan pemeliharaan tanaman yang lebih intensif, namun dalam perkembangannya semakin berkurang nilai kelayakannya (2) Usahatani jarak pagar memberikan kontribusi yang kecil pada pendapatan rumah tangga petani dan terjadi penurunan kontribusi yang sangat besar dikarenakan tutupnya koperasi agribisnis dan petani tidak bisa menjual hasil jarak pagar sendiri, sehingga sebagian petani menebang sebagian tanaman jarak pagar. (3) Ditinjau dari beberapa kriteria kemiskinan maka (a) Rumah tangga petani tergolong tidak miskin menurut kriteria kemiskinan Sayogyo dan BPS (Badan Pusat Statistika) Kabupaten Gunungkidul tahun 2012 (b) Rumah tangga petani tergolong miskin menurut kriteria kemiskinan Bank Dunia (World Bank) dan FAO (Food and Agriculture Organization).
This research aims to (1) Know the jatropha curcas farming expedience (2) To see changes jatropha curcas farming contribution to the income of farmers’ households (3) To analyze poverty level jatropha curcas farmers’ households. The basic method of this research were descriptive analysis, respondent determination were determined by snowball sampling that were subsequent sampling based on information from the previous farmer sample which consisting of 30 jatropha curcas farmers in the Kanigoro Village and Monggol Saptosari Sub-district. Data analysis were done by table analysis, contribution percentage, and poverty indicator. Result of the analysis shows that (1) Jatropha curcas farming were still worth to organised and developed with more intensive crop maintenance, however in it was development, it qualification were decreasing (2) Jatropha curcas farming given small contribution to the income of farmer and there were a huge decrease in contributions due to the close cooperative agribusiness and farmers can not sell it was own jatropha curcas, so some farmers cutting down some plant jatropha curcas (3) Considered from several poverty criteria therefore (a) Farmers’ household were not considered less fortunate based on poverty criteria of Sayogyo and BPS (Central Bureau of Statistics) Gunungkidul District 2012 (b) Farmers’ households were considered less fortunate based on World Bank Criteria and FAO (Food and Agriculture Organization).
Kata Kunci : jarak pagar, kelayakan usahatani, distribusi pendapatan, kemiskinan