Laporkan Masalah

ANALISIS SOSIAL EKONOMI USAHATANI JARAK PAGAR DI DESA KANIGORO DAN DESA MONGGOL, KECAMATAN SAPTOSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL

ASTRI YULIANTI, Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, M.S.

2013 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) alasan petani menanam tanaman Jarak Pagar, (2) peran kelompok tani pada usahatani tanaman Jarak Pagar, (3) pengaruh usahatani tanaman Jarak Pagar pada pendapatan rumah tangga petani, (4) Mengetahui kelayakan usahatani Jarak Pagar dan kontribusinya pada pendapatan rumah tangga petani. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis Statistik Inferensial (Uji Chi Square Indepedency Test) dan uji t. Pemilihan sampel/responden dilakukan secara snowball sampling dengan 30 orang petani tanaman Jarak Pagar yang berasal dari Desa Kanigoro dan Desa Monggol, di Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan petani mau menanam Jarak Pagar adalah untuk menambah penghasilan. Aspek sosial melalui peranan kelompok tani menjadi lebih berfungsi sebagai media pembelajaran, unit produksi dan wadah kerjasama pada kelompok tani di Desa Kanigoro dan Desa Monggol. Tidak ada hubungan antara peran kelompok tani dengan pendapatan usahatani Jarak Pagar. Usahatani tanaman Jarak Pagar layak untuk dikembangkan, walaupun kontribusinya pada pendapatan rumah tangga petani tergolong kecil yaitu < 25%.

This study was aimed at finding: (1) the farmers’ reasons to plant purging nuts, (2) the role of farmer groups on farming purging nuts, (3) the influence of farming purging nuts on farmers’ income, and (4) the feasibility of purging nuts farming and their contribution to the farmers’ income. Snowball sampling was applied in this research, to get 30 farmers respondent who plant purging nuts from Kanigoro and Monggol villages, Saptosari, Gunungkidul Dictrict. The inferential statistics analysis (Chi Square Indepedency Test) and t-test applied used to analyze the data of the research. The results show that the farmers’ reason to plant purging nuts was to support their income. Social aspects through the role of farmer groups had more function as a medium of unit production learning and as a forum for farmer groups cooperation at Kanigoro and Monggol villages. There is no relationship between the roles of farmer groups with the income of purging nuts farming. Purging nuts farming deserves to be developed, although their contribution to the household income of farmers is small (< 25%).

Kata Kunci : Tanaman Jarak, Peran Kelompok Tani, Pendapatan Rumah Tangga Petani


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.