IMPLEMENTASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN AGROWISATA DI DESA KOANARA KABUPATEN ENDE
Beata Maria Kurniawati Apu, Dr. M. Baiquni, MA.
2013 | Tesis | S2 Magister Kajian PariwisataPembangunan kepariwisataan nasional bertujuan mengurangi kemiskinan melalui konsep pariwisata berbasis kerakyatan dan berkelanjutan (community based tourism and slistai/labi!ity development) yang menekankan peningkatan keikutsertaan atau peranserta masyarakat, terutama masyarakat di sekitar ODTW. Sebagai subyek pengembangan, masyarakat menjadi pelaku penting dan terlibat aktif dalam perencanaan dan pengembangan kegiatan kepariwisataan. sedangkan sebagai penerima mantaat, masyarakat diharapkan dapat memperoleh nilai manfaat ekonomi yang signitikan dari pengembangan kegiatan kepariwisataan yang akan meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka. Melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pariwisata, . pemerintah berusaha menciptakan cara untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran baik pada daerah perkotaan maupun daerah pedesaan. Implementasi program PNPM Mandiri Pariwisata perlu diteliti untuk mengetahui transparansi pembiayaannya karena saat ini pembiayaan program itu bersumber sepenuhnya dari pemerintah dalam bentuk bantuan sosial. Penelitian ini berrujuan untuk mengetahui proses implementasi Program PNPM Mandiri Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Ende, tepatnya di Desa Koanara dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan jumlah sampel 95 responden. Seluruh sampel adalah masyarakat yang berperan dalam usaha pertaniar. atau agrowisata pertanian di desa Koanara. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam, sementara data dianalisis menggunakan teknik deskriptif dan tabulasi data untuk mengetahui hubungan antara proses implementasi program dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap program tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan responden beranggapan bahwa program PNPM Mahdiri Pariwisata telah memberi masyarakat Koanara kesempatan untuk maju dan mengembangkan mata pencaharian di bidang pertanian. Mereka juga beranggapan bahwa dana PNPM Mandiri Pariwisata sangat penting, sangat dibutuhkan dan perlu dipertahankan untuk menjaga kelanjutan program tersebut. Program PNPM Mandiri Pariwisata di Desa Koanara Kabupaten Ende telah berhasil diimplementasikan dengan baik, walaupun hasil dan tujuan yang dicapai belum maksimaL Namun demikian, tahap pertama program itu sudah sesuai dengan target. Ini disebabkan oleh adanya beberapa faktor pendukung dan penghambat implementasi program tersebut, misalnya sumber daya manusia, komunikasi, sikap terh(ldap program dan sarana prasarana yang perlu mendapat perhatian lebih serius agar ke depan semua sasaran program yang telah ditetapkan bisa dicapai dengan baik.
National tourism development aimed at aleviating poverty through community based tourism and sustainable development that emphasizing people involvement, especially those living around tour destination areas. People, as development subjects, became important actors who were actively involved in planning and developing tourism activities. It is expected that the people as beneficiaries of Program National Pemherdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pariwisata would gain significant economic values fTomthe tourism development in order to improve their living standard and prosperity. Government tried through the program to alleviate poverty and unemployment both in rural and urban areas. HoweI 'er, it was necessary to study the implementation of the program becaue the program was completely financed by the government in the form of social grant that the transparancy in financing the program was warranted. The study aimed at investigating the implementation process of the PNPM lvlandiri Pariwisata program of the Tourism Agency of Ende District, precisely in Koanara village and finding out the influencing factors. It was a descriptive and qualitative study with the samples of 95 respondents who were all of the people playing their respective roles in agriculture or agro-tourism in Koanara village. The data was collected using questionnaire and in-depth interview and then analyzed using descriptive method and tabulated in order to fiund out the correlation between the implementation process of the program and the influencing factors. Tpp results of the study showed that all of the respondents considered the PNPM Mandiri Pariwisata as providing Koanara villagers with the opportunity to make advancement and to develop their livelihood in agriculture sector. They also considered that the program was very important and highly required. Therefore. it was necessry to maintain and to sustain the program. The implementation of the PNPA4Mandiri Pariwisata progam in Koanara village of Ende district has been succesfully realized, though the results and the objective of the program have not been maximal. However, the first step of the program has met the target because there were some supporting factors in addition to the obstacles found in human resources, communications, the behavior of the people toward the program. It was necessary to pay more serious attention to the structure and infTastructruethat the program could meet the predetennined targets.
Kata Kunci : Imr>!ementasi, PNPM M,mdiri Pariwisata, Pariwisata Berbasis Masyarakat dan Agrowisata