HUBUNGAN ANTARA STRUKTUR MODAL DAN SIKLUS HIDUP PERUSAHAAN SEKTOR MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2006-2010
ALMIRA SANTI SAMASTA, Tandelilin Eduardus, Prof. Dr., M.B.A.
2013 | Skripsi | MANAJEMENPenelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara struktur modal dan siklus hidup perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2006-2010.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam pengambilan keputusan terkait dengan struktur modal perusahaan sektor manufaktur di Indonesia.Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2006-2010 yang termasuk ke dalam siklus pertumbuhan dan kedewasaan, yang dipilih secara purposive sampling .Metode analisis data yang dilakukan untuk melakukan pengujian hipotesis adalah analisis regresi menggunakan model data panel. Hasil penelitian in i menunjukkan: (1) Defisit pendanaan berhubungan negatif dan tidak signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus pertumbuhan, (2) Pembayaran dividen berhubungan negatif dan tidak signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada per usahaan dalam siklus pertumbuhan, (3) Capital Expenditure berhubungan positif dan signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus pertumbuhan (4) Perubahan modal kerja berhubungan positif dan signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus pertumbuhan, (5) Arus kas perusahaan berhubungan negatif dan signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus pertumbuhan (6) Profitabilitas berhubungan positif dan tidak signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus hidup kedewasaan, (7) Tangibility perusahaan berhubungan positif dan tidak signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus kedewasaan, (8) Ukuran perusahaan berhubungan negatif dan signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus kedewasaan (9) Non Debt Tax Shield berhubungan negatif dan tidak signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus kedewasaan, (10) Pertumbuhan perusahaan berhubungan positif dan tidak signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus kedewasaan, (11) Defisit pendanaan berhubungan positif dan signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus kedewasaan, (12) Pembayaran dividen berhubungan negatif dan signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus kedewasaan, (13) Capital Expenditure berhubungan positif dan signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus kedewasaan, (14) Perubahan modal kerja berhubungan positif dan signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus kedewasaan, (15) Arus kas perusahaan berhubungan negatif dan signifikan terhadap penerbitan hutang baru pada perusahaan dalam siklus kedewasaan.
This research aims to examine the relationship between capital structure and life cycle of manufacturing companies listed in Indonesian Stock Exhange on 2006-2010. This results on this study is expected to provide benefit in decision making related to the company’s capital structure in Indonesian manufacturing sector. This sample research are companirs that listed in Indonesian Stock Exchange on 2006-2010, that counted in the cycle of growth and mature which is selected by purposive sampling. Data analysis methods are used to perform hypothesis testing which is a regression analysis of panel data model. The results on this study showed: (1) Financial deficit has negative and not significantly related to issuance of new debt in growth companies, (2) Dividend payment has negative and not significantly related tpoo issuance of new debt in growth companies, (3) Capital Expenditure has positive and significantly related to issuance of new debt in growth companies, (4) Changes in working capital has positive and significantly related to issuance of new debt in growth companies, (5) Companies’ cash flow has negative and significantly related to issuance of new debt in growth companies, (6) Profitability has positive and not significantly related to issuance of new debt in mature companies, (7) Tangibility has positive and not significantly related to issuance of new debt in mature companies, (8) Size has negative and significantly related to issuance of new debt in mature companies, (9) Non Debt Tax Shield has negative and significantly related to issuance of new debt in mature companies, (10) Growth has positive and not significantly related to issuance of new debt in mature companies, (11) Financial deficit has positive and significantly related to issuance of new debt in mature companies, (12) Dividend payment has negative and significantly related to issuance of new debt in mature companies, (13) Capital Expenditure has positive and significantly related to issuance of new debt in mature companies, (14) Changes in working capital has positive and significantly related to issuance of new debt in mature companies, (15) Companies’ cash flow has positive and significantly related to issuance of new debt in mature companies.
Kata Kunci : Struktur modal, siklus hidup, penerbitan hutang baru, defisit pendanaan, pembayaran dividen, capital expenditure, perubahan modal kerja, arus kas perusahaan, profitabilitas, tangibility , ukuran perusahaan, Non Debt Tax Shield, pertumbuhan, siklus pertumb