Laporkan Masalah

PERTUMBUHAN BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio) STRAIN CANGKRINGAN DAN MAJALAYA PADA TAHAP PENDEDERAN PERTAMA DAN KEDUA

YANUAR SU BAH ASSAF, Susilo Budi Priyono, S.Pi., M.Si.

2013 | Skripsi | BUDIDAYA PERIKANAN

Penelitian tentang pertumbuhan benih ikan mas (Cyprinus carpio) strain Cangkringan dan Majalaya bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan benih ikan mas strain Cangkringan dan Majalaya pada tahap pendederan pertama dan kedua. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan tiap perlakuan. Perlakuan pada pendederan pertama menggunakan padat tebar 100, 150 dan 200 ekor/m², sedangkan perlakuan pada pendederan kedua menggunakan padat tebar 50, 75 dan 100 ekor/m². Lama pemeliharaan untuk pendederan pertama 15 hari (benih umur 5-20 hari), sedangkan untuk pendederan kedua 20 hari (benih umur 20-40 hari). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, laju sintasan, rasio konversi pakan, variasi pertumbuhan dan kualitas air. Hasil penelitian pada pendederan pertama (umur 5-20 hari) dengan padat tebar 100, 150 dan 200 ekor/m² tidak menunjukkan adanya pengaruh padat tebar terhadap pertumbuhan (P>0,05), baik ikan mas Cangkringan maupun Majalaya. Hasil penelitian pada pendederan kedua (umur 20-40 hari) dengan padat tebar 50, 75 dan 100 ekor/m² menunjukkan adanya pengaruh padat tebar terhadap laju sintasan ikan mas Majalaya (P<0,05), serta variasi panjang dan berat ikan mas Cangkringan (P<0,05).

Research on growth of common carp fry Cangkringan and Majalaya strain aimed to determine on the growth of fry Cangkringan and Majalaya strain on the first and second rearing stage. This study was designed to completely randomized design (CRD) with three replications each treatment. Treatment of the first rearing using stocking density of 100, 150 and 200 individuals/m², but the treatment of the second rearing using stocking density of 50, 75 and 100 individuals/m². The first rearing maintenance for 15 days, but the second rearing for 20 days. Parameters observed include absolute growth, specific growth rate, survival rate, feed conversion ratio, variation in the growth and water quality. The results on the first rearing (aged 5-20 days), using stocking density of 100, 150 and 200 individuals/m² showed no effect of treatment on growth (P>0.05), both Cangkringan and Majalaya strain. The results on the second rearing (aged 20-40 days), using stocking density of 50, 75 and 100 individuals/m² showed the effect of treatment on survival rate of Majalaya strain (P<0.05), and variations in the length and weight of Cangkringan strain (P<0.05).

Kata Kunci : benih, ikan mas, padat tebar, pendederan, pertumbuhan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.