KANDUNGAN C-ORGANIK DAN N TOTAL SERESAH DAN TANAH PADA BERBAGAI UMUR TEGAKAN CEMARA UDANG HASIL REHABILITASI LAHAN PASIR PANTAI
IGNATIUS RINALDI, Daryono Prehaten, S.Hut. M.Sc.
2013 | Skripsi | BUDIDAYA HUTANLahan Pantai Samas, Pantai Kuwaru, dan Pantai Goa Cemara merupakan lahan kritis dengan tekstur tanah yang didominasi oleh fraksi pasir serta mempunyai kandungan unsur hara tersedia yang sangat rendah. Untuk merehabilitasi lahan pantai tersebut dilakukan penanaman cemara udang mulai tahun 1996. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan C-organik dan N total seresah dan tanah pada beberapa umur tegakan cemara udang hasil rehabilitasi lahan pantai. Penelitian dilakukan pada tegakan cemara udang di Pantai Goa Cemara umur 8 tahun (2004), Pantai Kuwaru umur 12 tahun (2000), dan Pantai Samas umur 16 tahun (1996). Pengambilan sampel seresah dilakukan dengan kawat kuadratik 1m x 1m dan pengambilan sampel tanah dengan bor tanah pada kedalaman 0-10 cm, 10-20 cm, dan 20-30 cm di setiap lokasi dengan 3 kali ulangan. Seresah dipisahkan menjadi seresah segar (litter) dan seresah yang mulai terdekomposisi (fragmented) kemudian dioven hingga berat kering konstan. Sampel seresah dan tanah dianalisis N total dengan menggunakan metode Kjeldahl dan C-organik dengan menggunakan metode Walkley dan Black. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya umur tanaman cemara udang mempunyai kandungan N total seresah, N total tanah dan Corganik seresah yang tidak bertambah, sedangkan kandungan C-organik tanah meningkat. Semakin dalam solum tanah maka kandungan C-organik dan N total tanah semakin berkurang. Penurunan C-organik tanah yang nyata di Pantai Kuwaru dengan kedalaman 0-10 cm sebesar 0,34%, 10-20 cm sebesar 0,07%, dan 20-30 cm sebesar 0,05%. Penurunan N total tanah yang nyata di Pantai Goa Cemara dengan kedalaman 0-10 cm sebesar 0,04%, 10-20 cm sebesar 0,02%, dan 20-30 cm 0,01%. Penanaman cemara udang mampu meningkatkan kandungan C-organik dan N total ke dalam tanah lahan pasir pantai.
Coastal land areas such as Samas, Kuwaru, and Goa Cemara are degraded land with soil texture dominated by sand fraction and the low amount of nutrient availability. To rehabilitate the coastal land, C. equisetifolia was planted in 1996, 2000, and 2004, respectively. This research aimed to determine C-organic and N total content of litter and soil in different ages of C. equisetifolia stand on rehabilitated coastal sandy area. The study was conducted in Goa Cemara, Kuwaru, and Samas with C. equisetifolia stand aged 8, 12, 16 years. respectively. Litter samples were taken from 1m x 1m quadratic wire and soil samples were taken with soil auger at depth of 0-10 cm, 10-20 cm, and 20-30 cm at each location with 3 replications. The litter was separated into fresh and fragmented litter and dried until reach a constant dry weight. Both values of N total and C-Organic of litter and soil samples were analyzed by Kjeldahl and Walkley and Black methods respectively. The result showed that the older of C. equisetifolia stand, the higher Corganic content of soil, while the N total content of litter, soil N total, and Corganik of litter were not increase. The deeper the soil layer, the lower of the soil C-organic and N total content. The significant decrease of soil C-organic contents in Kuwaru occured at depth of 0-10 cm, 10-20 cm, and 20-30 cm, which were 0.34%, 0.07%, and 0.05%. The significant decrease of soil N total contents occured at depth of 0-10 cm, 10-20 cm, and 20-30 cm, which were 0.04%, 0.02%, and 0.01%. C. equisetifolia stands were able to increase the soil C-organic and N total content of coastal sandy area. Eventhough the soil C-organic and N total content are classified as very low.
Kata Kunci : C-organik, N total, seresah, rehabilitasi, cemara udang